Minum Kopi Saat Perut Kosong Bikin Lemas Menjelang Siang

Share

Kebiasaan menikmati secangkir kopi pada pagi hari kerap menjadi ritual wajib sebelum memulai aktivitas. Namun, waktu mengonsumsi minuman berkafein ini ternyata memengaruhi stabilitas stamina tubuh sepanjang hari.

Minum kopi sebelum makan dinilai dapat memicu lonjakan energi sesaat yang kemudian diikuti oleh penurunan drastis. Fenomena tersebut rentan membuat tubuh terasa lemas ketika memasuki waktu siang.

Para ahli endokrinologi menjabarkan sejumlah alasan ilmiah terkait dampak negatif kopi sebelum sarapan, seperti dikutip dari Detik Food.

Mengonsumsi kopi saat lambung masih kosong menyebabkan kafein terserap ke dalam tubuh dengan jauh lebih cepat. Meskipun memberikan efek segar dan fokus yang instan, pasokan energi ini tidak bertahan lama.

Dr. Victoria Finn, MD, seorang dokter bersertifikat dari Medical Offices of Manhattan, menjelaskan bahwa kafein bekerja dengan cara memblokir zat kimia otak yang merangsang rasa kantuk.

"Kopi yang dikonsumsi saat perut kosong diserap sangat cepat karena tidak ada makanan yang memperlambat proses pencernaan. Namun, efek energinya bisa cepat hilang," ujar Dr. Finn.

Ketika pengaruh kafein tersebut mulai merosot, sebagian orang akan merasakan tubuh menjadi lemas, gemetar, hingga mengalami penurunan energi secara mendadak.

Gula Tambahan Memicu Penurunan Energi

Banyak orang memilih meminum kopi yang dicampur dengan gula, sirup, atau krimer manis. Kandungan glukosa yang tinggi ini justru memicu lonjakan energi yang berlangsung sangat singkat.

Dr. Jennifer Cheng, DO, Kepala Endokrinologi di Hackensack Meridian Jersey Shore University Medical Center, menyatakan bahwa asupan manis sangat memengaruhi kadar gula darah.

"Minuman tinggi karbohidrat dan gula bisa membuat tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Hal ini dapat membuat energi lebih banyak digunakan untuk proses pencernaan sehingga tubuh terasa lelah," kata Dr. Cheng.

Efek turunnya kadar gula darah secara tiba-tiba setelah sempat melonjak berpotensi menimbulkan sensasi lesu dan kantuk menjelang siang.

Interaksi Kafein dengan Hormon Kortisol

Kortisol merupakan hormon alami yang berfungsi membantu tubuh tetap terjaga dan waspada, di mana kadarnya akan meningkat secara alami pada pagi hari setelah bangun tidur.

Dr. Sudha K. Yalamanchi, MD, seorang ahli endokrinologi dari Endeavor Health, menerangkan bahwa asupan kafein dapat menaikkan kadar kortisol tersebut.

"Hal ini bisa memicu pola stres lalu penurunan energi. Kondisinya semakin terasa ketika tubuh tidak mendapatkan asupan kalori untuk mempertahankan energi," ujar Dr. Yalamanchi.

Akibatnya, langsung meminum kopi setelah bangun tidur tanpa diselingi sarapan membuat tubuh bekerja ekstra keras dalam mempertahankan stamina.

Gangguan pada Sistem Pencernaan

Selain menguras energi, mengonsumsi kopi dalam kondisi perut kosong juga berdampak buruk bagi kesehatan lambung.

Dr. Finn menyebutkan bahwa kebiasaan ini berisiko memicu naiknya asam lambung, mulas, mual, hingga rasa perih pada area perut.

"Meski gejalanya ringan, kondisi tersebut tetap bisa mengganggu aktivitas. Tubuh bisa terasa tidak nyaman, lamban, atau kurang produktif sepanjang hari," jelas Dr. Finn.

Bagi individu yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap kopi, mengonsumsinya setelah makan menjadi opsi terbaik agar lambung tetap nyaman.

Tips Menjaga Energi Tetap Stabil

Para pakar kesehatan tidak melarang konsumsi kopi sepenuhnya, melainkan menyarankan pengaturan waktu minum yang tepat serta kombinasi sarapan sehat.

Dr. Joseph Monye, MD, ahli endokrinologi dari Kaiser Permanente Maryland, merekomendasikan penerapan pola makan seimbang untuk menjaga kebugaran tubuh.

"Makan dengan gizi seimbang dan tidak melewatkan waktu makan membantu menjaga energi tetap merata sepanjang hari. Kebiasaan kecil terkait makanan dan kafein bisa memengaruhi rasa lelah," ujar Dr. Monye.

Masyarakat disarankan meminum kopi setelah menyantap makanan yang kaya akan kandungan protein, serat, dan lemak sehat. Selain itu, memberi jeda sekitar satu jam setelah bangun tidur sebelum menikmati kopi dapat memberi waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan hormon alami.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author