Miliarder Korea Selatan Bayar Rp 11,5 Triliun Akibat Perceraian
Miliarder asal Korea Selatan, Chey Tae-won, diwajibkan membayar USD 645 juta atau sekitar Rp 11,5 triliun akibat perceraian dengan mantan istrinya, Roh Soh-yeong, dalam sebuah kasus yang disebut sebagai "perceraian abad ini" di Korea Selatan.
Chey Tae-won, ketua SK Group, membangun sebagian besar kekayaannya melalui kesuksesan perusahaan chip memori SK Hynix yang merupakan pemasok utama Nvidia. Sebelum putusan pengadilan, kekayaan Chey diperkirakan mencapai sekitar USD 5 miliar atau setara Rp 89 triliun, dilansir dari Detik iNET.
Dalam perseteruan di pengadilan, mantan istrinya Roh menuntut setengah dari kekayaan Chey, tetapi pengadilan banding hanya memberikan sekitar sepertiga dari kekayaan tersebut. Hakim menilai aset Chey sebelum saham SK melonjak selama euforia AI.
Pengacara Chey menyatakan sedang meninjau putusan tersebut dan tidak menutup kemungkinan akan mengajukan banding ke Mahkamah Agung Korea Selatan.
Perceraian ini bermula dari pengakuan publik Chey pada 2015 melalui surat yang menyatakan keinginannya mengakhiri pernikahan selama 27 tahun karena jatuh cinta dengan perempuan lain dan memiliki anak dengannya.
Chey menikah dengan Roh, putri mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo, pada 1988 di Istana Kepresidenan Blue House dalam sebuah upacara mewah yang mengikat dua dinasti bisnis terkuat di Korea Selatan.
Awalnya Roh menolak perceraian dan berjanji menjaga keutuhan keluarga, namun akhirnya mengubah sikap dan menuntut setengah dari kekayaan Chey.
Perempuan lain yang menjadi pasangan Chey setelah itu adalah Kim Hee-young alias Chloe, yang sudah bersama Chey selama bertahun-tahun.
Roh menggugat Kim atas perselingkuhan tersebut, dan pengadilan memerintahkan Chey dan Kim membayar ganti rugi sekitar USD 1,5 juta setelah menemukan perselingkuhan dan anak di luar nikah berkontribusi pada keruntuhan pernikahan.