Menteri Kesehatan Ingatkan Bahaya Natrium Tersembunyi dalam Makanan Manis
Kecap manis menjadi sorotan setelah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan adanya kandungan natrium tersembunyi di balik rasa manisnya. Dilansir dari Detik Health, banyak masyarakat tidak menyadari makanan yang tidak asin bisa mengandung natrium tinggi.
Natrium tersembunyi ini tidak hanya ditemukan pada kecap manis. Berbagai produk makanan dan minuman konsumsi harian juga turut menyumbang akumulasi zat ini hingga melebihi batas anjuran tanpa disadari.
World Health Organization (WHO) bersama Kementerian Kesehatan RI menyarankan konsumsi natrium harian di bawah 2.000 mg. Jumlah tersebut setara dengan satu sendok teh garam, namun mayoritas masyarakat mengonsumsinya lebih dari itu.
Roti tawar menjadi salah satu pilihan praktis sarapan yang kerap luput dari perhatian terkait kandungan natrium tersembunyi. Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), terdapat 530 mg natrium per 100 gram roti tawar.
Satu lembar roti tawar dengan berat rata-rata 40 gram mengandung sekitar 212 mg natrium. Konsumsi dua lembar roti sudah mencapai 424 mg natrium, belum termasuk mentega, keju, atau daging olahan.
Saus dan bumbu siap pakai juga memanfaatkan garam untuk penambah rasa sekaligus pengawet. Kandungan natrium per satu sendok makan bumbu instan ini bervariasi tergantung jenis produknya.
Saus tomat memiliki kandungan sekitar 150 hingga 200 mg natrium, sedangkan saus sambal berkisar 180 hingga 250 mg. Saus tiram memiliki kandungan lebih tinggi mencapai 500 hingga 700 mg natrium.
Kaldu bubuk atau penyedap rasa menyumbang sekitar 300 hingga 500 mg natrium per sendok makan. Makanan siap saji seperti sosis, nugget, kornet, serta sarden juga menjadi sumber natrium yang tinggi.
Satu buah sosis mengandung 300 hingga 500 mg natrium, sedangkan lima sampai enam potong nugget mengandung 400 hingga 700 mg. Untuk 50 gram kornet, kandungan natriumnya berkisar antara 500 hingga 800 mg.
Kandungan Natrium pada Mi Instan
Mi instan menjadi salah satu faktor terbesar penyumbang natrium dalam pola makan harian masyarakat. Tingginya zat ini berasal dari adonan mi, bumbu, minyak, hingga saus di dalamnya.
Satu bungkus mi instan umumnya membawa sekitar 1.200 hingga 1.700 mg natrium. Angka ini telah memenuhi lebih dari separuh batas konsumsi harian yang ditetapkan WHO dan Kemenkes.
Produk instan lain seperti sup, bubur, makanan beku, dan makanan kaleng memiliki kadar natrium sekitar 500 hingga 1.000 mg per porsi. Kelebihan natrium dapat memicu risiko tekanan darah tinggi.