Menkes Budi Gunadi Peringatkan Kandungan Natrium Tinggi dalam Kecap Manis

Share

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, memberikan peringatan mengenai bahaya konsumsi kecap manis secara berlebihan. Kandungan natrium yang tinggi di dalam pelengkap makanan populer ini menjadi alasan utamanya, seperti dikutip dari Detik Food. Kecap manis sering menjadi pelengkap kuliner khas Indonesia seperti soto, nasi goreng, hingga gudeg.

Cita rasa manis dan gurihnya membuat banyak orang terbiasa menambahkannya dalam jumlah banyak saat bersantap. Melalui unggahan di akun Instagram @bgsadikin pada 21 Juni 2026, Menkes mengingatkan masyarakat agar tidak hanya fokus pada kadar gula dalam kecap manis. Komponen natrium di dalamnya juga memerlukan kewaspadaan tersendiri.

Rasa manis pada kecap menyamarkan keberadaan natrium yang tinggi. Hal ini bersumber dari proses pembuatan melalui fermentasi kedelai hitam yang melibatkan perendaman garam.

Koji atau kedelai yang telah melalui fermentasi padat akan dipindahkan ke dalam tong besar. Setelah itu, bahan tersebut direndam di dalam larutan garam dengan konsentrasi khusus. "Saya tuh tidak menyangka bahwa kecap manis ini sangat tinggi natriumnya," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Satu sendok makan kecap manis diperkirakan memiliki kandungan sekitar 350 hingga 500 miligram natrium. Angka ini tergolong besar jika diukur dari batasan konsumsi harian yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. WHO menganjurkan konsumsi natrium maksimal sebanyak 2.000 miligram per hari bagi setiap individu. Penggunaan beberapa sendok kecap manis dalam sehari berisiko membuat asupan natrium harian mendekati atau melampaui ambang batas tersebut.

Kondisi ini dapat memburuk jika seseorang juga mengonsumsi jenis makanan lain yang tinggi garam pada hari yang sama. Padahal, tubuh sebenarnya tetap membutuhkan zat mineral ini dalam jumlah seimbang. Natrium memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Selain itu, mineral ini juga berperan penting dalam menyokong fungsi saraf serta otot manusia. Namun, penumpukan natrium akibat konsumsi berlebih dapat mendatangkan efek buruk bagi tubuh. Salah satu dampak yang paling sering muncul adalah lonjakan tekanan darah.

Kadar natrium yang berlebih akan mengikat lebih banyak cairan di dalam tubuh, sehingga memicu kenaikan tekanan darah. Jika dibiarkan dalam jangka panjang tanpa penanganan, kondisi ini dapat memicu berbagai risiko gangguan kesehatan serius.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author