Gerakan Mengulek Sambal Terlalu Sering Picu Cedera Saraf Kejepit

Share

Gerakan mengulek sambal secara berulang dan sering dapat meningkatkan risiko cedera saraf kejepit di tangan atau carpal tunnel syndrome (CTS). Imbauan ini disampaikan oleh spesialis bedah saraf dari RS Abdi Waluyo untuk mengantisipasi kebiasaan memasak masyarakat Indonesia pada Sabtu (1/8/2026).

Dilansir dari Detik Health, kondisi CTS terjadi akibat saraf median yang berada di area pergelangan tangan mengalami tekanan atau himpitan akibat aktivitas repetitif.

"Jadi gerakan repetitif contohnya ngulek sambel, di mana kita melakukan gerakan pergelangan juga ada sarafnya," kata dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS, Spesialis Bedah Saraf dari RS Abdi Waluyo.

Tekanan pada saraf tersebut dapat memicu penebalan di sekitar pergelangan tangan jika aktivitas fisik tersebut terus dilakukan tanpa jeda setiap hari.

"Kalau memang ngulek sambelnya setiap hari, betul akan membuat penebalan di sekitar (pergelangan), sehingga sarafnya akhirnya terjepit," sambung dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat disarankan untuk membatasi frekuensi aktivitas mengulek guna mengurangi tekanan konstan pada pergelangan tangan.

"Faktor yang bisa menyebabkan cedera kalau ngulek sambal, ya repetitifnya itu sendiri, sehingga sebaiknya jangan setiap hari," kata dr M. Aulia Rahman Sp.BS-FTB, FINSS.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author