Marc Cucurella Berencana Pensiun dari Timnas Spanyol jika Juara
Bek kiri Timnas Spanyol, Marc Cucurella, menyatakan siap mengakhiri karier internasionalnya apabila berhasil membawa negaranya mengalahkan Argentina pada laga final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium yang dijadwalkan pada Senin dini hari WIB.
Pemain baru Real Madrid berusia 27 tahun tersebut mengungkapkan rencana pensiun dini dari tim nasional saat diwawancarai oleh saluran televisi berbayar Spanyol, Movistar+. Mantan bek Chelsea tersebut merasa kariernya bersama skuad La Furia Roja akan mencapai titik sempurna setelah sebelumnya sukses merengkuh gelar juara Euro 2024.
"Kalau kami menjuarai Piala Dunia, saya akan menato wajah Luis de la Fuente di tubuh saya," ujar Cucurella seperti dilansir talkSport mengenai nazar unik lainnya yang ia siapkan jelang laga puncak.
Cucurella, yang selalu menjadi pilihan utama pelatih Luis de la Fuente, juga memiliki janji berani yang dibuat sebelum turnamen dimulai. Dilansir dari Liputan6.com, ia sempat menyatakan berniat menato wajah sang pelatih di seluruh tubuhnya jika berhasil mengangkat trofi juara dunia.
"Jika saya memenangi Piala Dunia, saya akan pensiun dari tim nasional," ujar Cucurella dalam tayangan Movistar+ yang menarik perhatian publik sepak bola global.
Keputusan tersebut dinilai mengejutkan mengingat usianya yang masih produktif untuk pesepak bola profesional. Di sisi lain, pelatih Luis de la Fuente memercayai sang bek untuk mengisi peran menyerang di sisi kiri demi mengompensasi kondisi kebugaran pemain lain menjelang fase akhir turnamen.
"Kita adalah satu-satunya tim yang mengalahkan mereka dua kali berturut-turut, tetapi pertandingan ketiga ini akan sangat berbeda," ujar Luis de la Fuente selaku pelatih tim nasional Spanyol saat membahas pertemuan sebelumnya dengan Prancis, seperti dilansir dari FotMob dan AOL.
Spanyol melaju ke final dengan catatan impresif setelah menumbangkan tim-tim besar seperti Prancis, Portugal, dan Belgia. Laga final melawan Argentina menjadi momentum bagi Spanyol untuk meraih gelar Piala Dunia kedua mereka sepanjang sejarah.