Manuel Akanji Kritik Keputusan Wasit Perempat Final Piala Dunia 2026

Share

Bek tim nasional Swiss Manuel Akanji mengkritik keras kepemimpinan wasit Silva Peniero setelah pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 melawan Argentina pada Minggu dini hari.

Kekecewaan tersebut dipicu oleh kartu kuning kedua yang diterima penyerang Swiss, Breel Embolo, pada menit ke-72 setelah wasit meninjau ulang tayangan video.

Wasit Silva Peniero awalnya memberikan kartu kuning kepada pemain Argentina Leandro Paredes sebelum mengubah keputusannya melalui protokol VAR, lalu menghukum Embolo karena dinilai melakukan diving.

Keputusan tersebut memicu kemarahan luas dari kubu Swiss karena menganggap kepemimpinan wasit tidak seimbang selama laga berlangsung.

"Sungguh disayangkan kami harus tersingkir dari turnamen dengan cara seperti ini, padahal kami tahu bahwa kami sebenarnya mampu memenangkan pertandingan. Situasinya menjadi sulit ketika wasit pun berpihak melawan kami." kata Manuel Akanji, bek Swiss yang dilansir surat kabar Spanyol Marca.

Akanji merasa timnya dirugikan karena keputusan-keputusan di lapangan dinilai lebih menguntungkan pihak lawan dalam laga perempat final tersebut.

"Saya bukan tipe orang yang suka banyak mengeluh, tapi saya belum pernah bermain dalam pertandingan yang begitu tidak seimbang, di mana segala sesuatu dihitung menguntungkan mereka. Mereka bahkan tidak mendapat kartu kuning karena dugaan diving. Tidak ada sama sekali." ujar Manuel Akanji.

Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh gelandang Swiss Remo Freuler yang menilai jalannya pertandingan menjadi rusak setelah kartu merah tersebut keluar.

"Kami memasuki pertandingan dengan antusiasme dan semangat juang, dan itu terlihat jelas. Kami menampilkan permainan yang sangat bagus, dan menekan dengan keras… sampai akhirnya terjadi kartu merah. Setelah itu, pertandingan benar-benar hancur. Tersingkir dengan cara seperti ini membuat rasa sakitnya semakin dalam, dan saya tidak bisa memahami bagaimana teknologi video bisa campur tangan seperti itu dalam pertandingan seperti ini." kata Remo Freuler, bintang Swiss.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author