Manchester United Tumbangkan Nottingham Forest Lewat Laga Dramatis Berstatus Kontroversi
Pertandingan pekan ke-37 Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford menyajikan duel sengit antara Manchester United dan Nottingham Forest. Seperti dikutip dari Bola, Setan Merah menyudahi laga lewat kemenangan ketat dengan skor akhir 3-2.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal laga dimulai. Tuan rumah membuka keunggulan melalui gol cepat yang dicetak Luke Shaw saat laga baru berjalan lima mnt.
Memasuki paruh kedua, Nottingham Forest memberikan perlawanan sengit. Tim tamu sukses menyamakan skor berkat gol Morato pada menit ke-53.
Dua menit setelah gol penyeimbang tersebut, Manchester United kembali unggul lewat gol Matheus Cunha. Momen ini memicu perdebatan panas karena dalam prosesnya, Bryan Mbeumo terlihat menyentuh bola dengan tangan.
Para pemain dan pendukung tim tamu mendesak wasit untuk menganulir gol tersebut melalui peninjauan ulang. Kendati demikian, wasit Michael Salisbury yang memimpin laga tetap mengesahkan gol bagi Setan Merah.
Pihak Pusat Pertandingan Premier League kemudian memberikan konfirmasi tertulis mengenai insiden tersebut. Sentuhan tangan dari Mbeumo dinilai terjadi tanpa unsur kesengajaan.
Berdasarkan pengecekan ulang sistem, pengadil lapangan mengambil keputusan untuk tetap mempertahankan ketetapan awal mereka. Insiden handball itu masuk dalam kategori tidak disengaja.
“Setelah tinjauan VAR, wasit tetap pada keputusan awal untuk memberikan gol kepada Manchester United.
Pengumuman wasit: ‘Setelah peninjauan, keputusan gol tetap sah karena pelanggaran handball dinilai tidak disengaja, sehingga keputusan akhir adalah gol.’”
Ketetapan dari perangkat pertandingan ini mengundang kritik keras dari pengamat sepak bola, termasuk legenda Manchester United, Gary Neville. Dirinya menilai wasit semestinya membatalkan gol tersebut setelah melihat rekomendasi dari teknologi asisten video.
Di sisi lain, sebagian pihak menilai ketetapan Michael Salisbury menjadi sinyal positif. Langkah tersebut dinilai bisa mengurangi tingkat ketergantungan pengadil lapangan terhadap intervensi teknologi.
Tensi pertandingan terus meninggi menjelang peluit panjang. Manchester United sempat memperlebar jarak menjadi tiga gol setelah Bryan Mbeumo mencetak skor pada menit ke-76.
Dua menit berselang, Nottingham Forest memperkecil ketertinggalan melalui aksi Morgan Gibbs-White pada menit ke-78. Upaya tim tamu menyamakan kedudukan kandas hingga babak kedua berakhir.
Momen kontroversial ini kembali memicu perbincangan hangat mengenai efisiensi penggunaan teknologi asisten wasit di kompetisi kasta tertinggi Inggris. Kritik tajam terus mengalir seiring tingginya waktu pertandingan yang terbuang.
Sebelum rangkaian laga pekan ke-37 bergulir, Premier League mencatat total waktu pertandingan yang hilang akibat intervensi teknologi telah mencapai 19 jam sepanjang musim ini. Angka kesalahan keputusan juga dilaporkan mengalami peningkatan dibanding musim sebelumnya.