Manchester United Mengincar Bek Borussia Dortmund Julian Ryerson
Manchester United dilaporkan sedang menjajaki peluang untuk mendatangkan bek kanan Borussia Dortmund, Julian Ryerson, pada bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini diambil oleh manajer Michael Carrick guna memperkuat barisan pertahanan Setan Merah menjelang kompetisi musim baru dan kembali bergulirnya klub di UEFA Champions League.
Pemain belakang berusia 28 tahun tersebut menarik perhatian sejumlah klub papan atas Eropa setelah tampil mengesankan bersama tim nasional Norwegia di Piala Dunia, termasuk saat meredam pergerakan Vinicius Jr dalam kemenangan 2-1 atas Brasil di babak 16 besar. Borussia Dortmund dikabarkan mematok harga minimal sebesar 30 hingga 35 juta euro bagi klub mana pun yang berminat meminang sang bek serbisa tersebut.
Pihak manajemen Manchester United disebut telah membuka komunikasi dengan agen Ryerson untuk memantau situasi sang pemain yang masih terikat kontrak hingga Juni 2028. Kendati demikian, langkah United diprediksi mendapat persaingan ketat dari AC Milan, Inter Milan, dan Barcelona yang juga menaruh minat pada pemain yang mencetak 15 assist di Bundesliga musim lalu itu.
Laporan dari Fussball Daten mengungkapkan bahwa pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, mengidentifikasi Ryerson sebagai target serius untuk mengisi lini belakang mereka.
"serious option to strengthen the left side of their defence." kata Fussball Daten mengenai ketertarikan klub asal Italia tersebut.
Di sisi lain, Manchester United juga dikabarkan mengagumi gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, sebagai target impian mereka di lini tengah guna menggantikan posisi Casemiro. Jurnalis sepak bola Fabrizio Romano membeberkan sejumlah kendala yang dihadapi United dalam mewujudkan transfer pemain asal Prancis tersebut melalui saluran YouTube miliknya.
"What I have always said, and what I also maintain today, is that internally at Manchester United, Tchouameni has always been seen as the perfect signing for midfield." ujar Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.
Romano menambahkan bahwa kualitas dan mentalitas sang gelandang menjadi alasan utama ketertarikan pihak Old Trafford.
"Top player, elite mentality, world class, so they consider Tchouameni as the perfect replacement for Casemiro." kata Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.
Namun, kendala pertama yang mengganjal proses transfer ini berkaitan erat dengan struktur gaji sang pemain.
"Then the point here is on two topics. The first one is the salary." tutur Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.
United dilaporkan telah menyampaikan pesan kepada pihak Tchouameni bahwa transfer hanya memungkinkan jika ia bersedia menyesuaikan permintaan gajinya.
"Tchouameni is on a very big salary at Real Madrid, and at the moment, the understanding is that Manchester United made already clear to those close to Tchouameni in the contacts they had over the recent months that the only way for Tchouameni to go eventually to Man Utd is on a different salary. And so, that’s the first issue." ucap Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.
Masalah kedua yang tidak kalah pelik adalah belum adanya lampu hijau dari pihak Real Madrid untuk memulai negosiasi resmi.
"The second issue is Real Madrid. At the moment, Man Utd are yet to receive any green light from Real Madrid to go and negotiate for Tchouameni." jelas Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.
Hingga saat ini, manajemen Los Blancos belum memberikan respons positif untuk duduk bersama membahas kesepakatan.
"At the moment, they are not receiving any sort of message from Madrid, like, okay, let’s sit at a table and try reach an agreement." ungkap Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.
Romano menegaskan bahwa kendati menjadi pemain impian, transfer Tchouameni ke Inggris masih berstatus sangat rumit.
"So, the question is could be the dream signing for Man Utd? For sure." sebut Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.
Keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Real Madrid dan kesiapan sang pemain terkait penyesuaian nilai kontraknya.
"He is a player they like, they love, but at the same time the Tchouameni situation could be complicated because of the salary and what Real Madrid decide." pungkas Fabrizio Romano, Jurnalis Sepak Bola.