Malaysia Airlines dan Singapore Airlines Luncurkan Produk Tiket Bersama
Malaysia Airlines dan Singapore Airlines resmi meluncurkan produk tiket bersama untuk rute penerbangan antara Kuala Lumpur dan Singapura pada Senin, 22 Juni 2026. Kemitraan bisnis bersama ini telah mengantongi persetujuan regulasi dari pemerintah Singapura pada musim panas lalu dan dari pemerintah Malaysia pada Januari 2026. Langkah ini memungkinkan kedua maskapai untuk mengoordinasikan jadwal penerbangan, berbagi pendapatan, serta memperluas opsi tarif bagi para penumpang di kedua ibu kota tersebut.
Kerja sama ini juga menjadi kelanjutan dari kesepakatan codeshare yang telah terjalin sejak Oktober 2019 dan mencakup rute di Malaysia, Singapura, Eropa, hingga Afrika Selatan.
Selain peluncuran tiket bersama, kedua maskapai sekorporasi ini sedang mempersiapkan akses ruang tunggu timbal balik, pengaturan perjalanan korporat, dan penyelarasan jadwal terbang. Pada Februari 2024, kedua pihak juga telah mengintegrasikan program loyalitas sehingga anggota Enrich dan KrisFlyer dapat saling mengumpulkan serta menukarkan poin penerbangan.
Secara historis, kedua maskapai ini berasal dari entitas yang sama sebelum akhirnya berpisah menjadi dua maskapai nasional yang mandiri pada Oktober 1972 silam. Hubungan bilateral kedua maskapai sempat terwujud dalam layanan jemputan (shuttle) rute Singapura-Kuala Lumpur dari tahun 1982 hingga akhirnya dihentikan pada 2008 akibat ekspansi maskapai berbiaya rendah.
Pihak manajemen dari kedua maskapai memberikan pernyataan resmi mengenai perluasan integrasi komersial strategis yang baru saja diresmikan tersebut. "This joint business partnership with Singapore Airlines marks a significant milestone in the expansion of our commercial collaboration," kata Bryan Foong Chee Yeong, Head of Airline Business Malaysian Aviation Group Bhd. Bryan Foong Chee Yeong menambahkan bahwa produk baru ini memberikan fleksibilitas serta pengalaman perjalanan yang lebih mulus bagi pelancong bisnis maupun wisata.
"By introducing joint fare products, we are giving our customers greater choice, improved flexibility, and a more seamless travel experience. This collaboration also lays the foundation for deeper integration across our networks, ultimately benefiting both leisure and business travellers," ujar Bryan Foong, Chief Executive Officer, Airline Business, Malaysia Aviation Group.
Respons positif juga disampaikan oleh perwakilan manajemen dari pihak Singapore Airlines mengenai dampak perluasan opsi perjalanan ini terhadap hubungan kedua negara. "The introduction of joint fare products with Malaysia Airlines expands the range of fare options available to customers travelling between Singapore and Kuala Lumpur, offering more flexibility and convenience when planning their journeys," kata Lee Lik Hsin, Chief Commercial Officer Singapore Airlines. Lee Lik Hsin menegaskan komitmen kedua maskapai untuk terus memperkuat konektivitas udara serta jaringan perdagangan yang telah lama terjalin antara Singapura dan Malaysia.
"As we deepen our collaboration, we will continue to combine our strengths to enhance both airlines’ offerings and deliver greater value to customers, while strengthening the long-standing people-to-people connections and trade links between Singapore and Malaysia," tambah Lee Lik Hsin, Chief Commercial Officer, Singapore Airlines.