Magomed Ankalaev Menang TKO atas Bogdan Guskov di UFC Abu Dhabi
Petarung kelas berat ringan Magomed Ankalaev meraup kemenangan TKO atas Bogdan Guskov pada ajang UFC Abu Dhabi di Etihad Arena, Uni Emirat Arab, Minggu (26/7/2026) dini hari WIB. Hasil ini mengukuhkan posisinya di papan atas divisi tersebut.
Kemenangan Ankalaev dipastikan pada ronde kelima menit 2:41 setelah ia mendominasi pertarungan di lantai. Ankalaev membanting Guskov lalu melancarkan pukulan beruntun hingga wasit menghentikan laga karena lawan tak lagi memberikan perlawanan.
Hasil manis tersebut membawanya kembali ke jalur kemenangan setelah kehilangan gelar juara dari Alex Pereira. Ankalaev sempat mengungkapkan perasaannya sebelum laga mengenai masa-masa sulit pascakekalahan tersebut.
"Aku kalah dalam pertarungan, aku kehilangan sabuk juara, dan sangat sulit bagiku untuk kembali ke sini. Tapi waktu telah berlalu, kerja keras telah dilakukan, dan aku kembali sebagai orang yang berbeda. Aku pikir apa yang akan dilihat orang kali ini adalah petarung yang benar-benar berbeda," kata Ankalaev.
Ia menilai kekalahan tersebut memberi pelajaran berharga untuk membenahi kariernya di dalam oktagon.
"Ini jelas waktu yang tepat bagi saya untuk mengalami kekalahan itu. Seperti yang Anda ingat, kekalahan pertama saya di UFC juga sangat buruk, semacam kekalahan karena kurang persiapan [melawan Paul Craig] dan saya kembali dan mendominasi untuk waktu yang lama. Jadi saya pikir kita akan melihat ini lagi. Saya membutuhkan kekalahan itu untuk membuat saya kembali ke bawah dan kemudian mulai bergerak maju kembali," ujar Ankalaev.
Meskipun menang atas Guskov, peluang Ankalaev untuk langsung melakoni duel perebutan gelar masih tertunda. Pemegang sabuk kelas berat ringan saat ini, Carlos Ulberg, tengah mengalami cedera ACL usai menghadapi Jiri Prochazka di UFC 327.
"Saya sudah menjadi penantang nomor 1, tetapi seperti yang kita ketahui di divisi ini saat ini, juara kita sedang cedera," kata Ankalaev dilansir dari MMA Junkie.
Ankalaev pun menegaskan keinginannya untuk tetap tampil aktif di dalam oktagon ketimbang menunggu terlalu lama.
"Kita tidak tahu kapan dia akan kembali, jadi jika dia membutuhkan waktu lama untuk kembali, saya ingin tetap aktif," pukas Ankalaev.
Ia lantas merespons tantangan dari Paulo Costa yang menyasar dirinya usai UFC 327.
"Saya rasa saya melihat Paulo Costa menulis sesuatu ke arah saya," ucap Ankalaev.
Ia mengaku sempat mempertanyakan maksud dari pesan yang disampaikan oleh Costa tersebut.
"Saya tidak yakin apa yang ingin dia sampaikan," ujar Ankalaev.
Ankalaev menduga ada upaya untuk memprovokasi atau sekadar mencari perhatian darinya.
"Apakah dia mencoba mengganggu saya? Apakah dia mencoba menarik perhatian saya?" kata Ankalaev.
Ia menyatakan siap melayani tantangan tersebut jika jadwal pertarungan sabuk utama masih belum pasti.
"Jadi, jika sang juara memang akan absen untuk sementara waktu, maka mungkin kita bisa bertarung sengit dengan Costa, kecuali jika dia akan melarikan diri," jelas Ankalaev.
Ankalaev menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pihak promotor untuk menyetujui pertarungan itu pada Oktober mendatang.
"Jelas, jika Paulo Costa ingin melakukannya, jika UFC mengatakan bahwa itu mungkin, saya akan dengan senang hati menjadi orang yang bertarung di Abu Dhabi pada bulan Oktober," ucap Ankalaev.
Ankalaev menegaskan komitmennya untuk selalu menyajikan pertarungan yang menghibur bagi para penonton.
"Saya selalu ingin menampilkan pertarungan yang seru," tutur Ankalaev.
Ia menambahkan bahwa memberikan aksi terbaik di dalam oktagon adalah prioritas utamanya.
"Saya selalu ingin menampilkan pertarungan yang menyenangkan bagi para penggemar," kata Ankalaev.
Ankalaev menyayangkan sikap beberapa lawan yang kerap menghindari gaya bertarung terbuka di atas arena.
"Tetapi tampaknya banyak orang, ketika mereka melihat saya di depan mereka, mereka mulai lari, dan saya harus menjadi orang yang mencoba menemukan dan memburu mereka," terang Ankalaev.
Meski tidak semua duel berjalan sesuai rencana, ia siap jika Costa berani tampil agresif bersamanya.
"Terkadang pertarungan tidak berjalan seperti yang saya inginkan, jadi jika Paulo Costa akan berdiri di depan saya dan ingin bertarung habis-habisan, kita pasti bisa bertarung habis-habisan di Abu Dhabi," pungkas Ankalaev.
Ajang UFC Abu Dhabi juga diwarnai deretan kemenangan KO/TKO lain, termasuk Sam Patterson atas Santiago Ponzinibbio, Muhammad Saidov atas Dustin Jacoby, Rizvan Kuniev atas Tyrell Fortune, serta Ramazan Temirov yang menghentikan Steve Erceg di ronde pertama.