Macquarie Group Pangkas Proyeksi Harga Minyak Brent Periode 2026-2027
Macquarie Group Ltd. memangkas proyeksi harga minyak mentah Brent untuk tahun 2026 dan 2027 menyusul ekspektasi pemulihan kilat aliran pasokan dari Timur Tengah, pada Selasa (23/6/2026).
Penurunan proyeksi ini dipicu oleh potensi kembalinya minyak dari Teluk Persia pasca-kesepakatan perdamaian sementara antara Amerika Serikat dan Iran, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.
Lembaga keuangan tersebut kini memperkirakan rata-rata harga minyak Brent berada di angka US$77 per barel pada 2026, turun dari estimasi sebelumnya sebesar US$89 per barel. Sementara untuk tahun 2027, prospek harga minyak Brent ikut dikoreksi menjadi US$64 per barel dari perkiraan awal senilai US$74 per barel.
Para ahli strategi komoditas menilai penyesuaian produksi di kawasan regional akan berlangsung lebih cepat daripada ekspektasi pasar, meskipun terdapat sejumlah kendala operasional.
"Pasar secara substansial meremehkan laju pemulihan dan kemampuan pasar minyak untuk memulihkan dirinya sendiri," tulis para ahli strategi termasuk Peter Taylor dan Vikas Dwivedi dalam catatan risetnya.
Faktor penguasaan teknis dan infrastruktur penunjang di Timur Tengah diidentifikasi menjadi pendorong utama percepatan normalisasi pasokan tersebut.
"Keahlian kawasan ini dalam produksi minyak, ketersediaan ruang tangki, dan kemajuan dalam ilmu rotasi lapangan diperkirakan akan memungkinkan pasokan kembali lebih cepat daripada yang diperkirakan secara luas," tulis para ahli strategi.
Kondisi kelebihan pasokan sejatinya telah terjadi sebelum pecah perang, namun penurunan permintaan serta penarikan persediaan dengan visibilitas rendah sempat menyamarkan situasi tersebut sehingga harga tetap relatif rendah di tengah guncangan historis.
Dalam jangka pendek, pergerakan harga diperkirakan berfluktuasi dan sempat menguat tipis karena kehati-hatian pemilik kapal yang melintasi kawasan tersebut. Untuk jangka panjang, aktivitas pembangunan kembali persediaan komersial serta strategis akan menjadi faktor penopang harga.