Liverpool Mengincar Bazoumana Toure dan Bradley Barcola pada Bursa Transfer
Liverpool resmi menyatakan minatnya kepada TSG Hoffenheim untuk mendatangkan penyerang sayap asal Pantai Gading, Bazoumana Toure, menjelang pembukaan bursa transfer musim panas 2026.
Klub Merseyside tersebut memimpin persaingan atas Manchester United demi mengamankan jasa pemain berusia 20 tahun itu, yang diproyeksikan sebagai solusi jangka panjang di sektor sayap kiri bawah arahan pelatih kepala baru, Andoni Iraola.
Laporan dari TEAMtalk menyebutkan bahwa Hoffenheim memasang tarif sekitar 40 hingga 50 juta euro atau setara 58 juta dolar AS bagi klub yang ingin meminang Toure. Pemain yang mengemas lima gol dan 12 assist dari 30 laga Bundesliga musim lalu itu tidak memiliki klausul rilis dalam kontraknya yang berjalan hingga 2029.
Selain persaingan ketat dengan Manchester United, Aston Villa, Newcastle United, Brighton, dan Brentford untuk Toure, Liverpool juga memantau situasi penyerang Paris Saint-Germain, Bradley Barcola.
Dilansir dari Sky Sports, PSG berpeluang melepas Barcola karena proses perpanjangan kontrak pemain berusia 23 tahun tersebut belum menemui titik terang di saat durasi masa baktinya menyisakan dua tahun di Parc des Princes.
Liverpool.com memberikan ulasan mengenai potensi kedatangan penyerang baru tersebut dalam skuad.
"While Bazoumana Toure is certainly a promising option, it's tough to see exactly where he would fit in at Liverpool in the short-term." kata pihak Liverpool.com.
Media tersebut menilai bahwa Iraola masih memiliki Cody Gakpo dan Rio Ngumoha di posisi sayap kiri, sehingga kehadiran Toure berisiko membuat dua pemain muda saling berebut menit bermain yang terbatas.
"If, hypothetically, Gakpo was to leave, then having too many young options may limit the consistency out of the side as they need time and experience to get better and more consistent." tambah pihak Liverpool.com.
Di sisi lain, profil Barcola dinilai menyajikan kombinasi kualitas serta pengalaman yang sangat dibutuhkan tim untuk langsung memberikan dampak instan tanpa membebani pemain muda seperti Ngumoha.
"A move for Barcola makes sense, given that he has that blend of quality and experience with long-term potential at such a young age." kata pihak Liverpool.com.
Langkah transfer ini menjadi krusial bagi manajemen Anfield seiring transisi strategi dari permainan penguasaan bola warisan Arne Slot menuju skema tekanan tinggi khas Iraola yang menuntut kecepatan di lini depan.