Ledakan SPPG Mojokerto Melukai Lima Orang Teknisi dan Petugas
Sebanyak lima orang mengalami luka-luka akibat peristiwa ledakan hebat yang memicu kebakaran dan meruntuhkan atap bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Puri, Mojokerto pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Insiden tersebut dilaporkan oleh Detikcom terjadi di SPPG Mojokerto Puri Medali, tepatnya di tempat pengisian elpiji bagian depan ruang pemorsian. Tiga dari lima korban dilaporkan menderita luka bakar serius saat sedang berupaya memperbaiki gangguan pada pasokan gas elpiji.
Bagianto, Satpam SPPG Mojokerto Puri Medali, menjelaskan bahwa tiga korban luka bakar parah tersebut merupakan teknisi yang sedang bertugas. Terdapat 13 orang di dalam area SPPG saat insiden terjadi, termasuk dirinya, sembilan relawan bagian persiapan, dan tiga teknisi gas.
"Yang terluka bakar 3 orang, teknisi pengisian gas. Kondisi 3 orang luka bakar 80%, yang paling parah Pak Edi yang punya gas sekalian teknisi, sekitar 90% luka bakarnya," terangnya kepada wartawan di lokasi, Dusun/Desa Medali, Puri, Mojokerto.
Perbaikan teknis tersebut dilakukan karena pasokan gas dari pengisian sebelumnya sempat mengalami kendala aliran.
"Kemarin habis diisi, mungkin ada kendala gasnya tidak keluar sehingga diperbaiki (oleh 3 orang teknisi)," jelasnya.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih berupaya memastikan penyebab pasti dari munculnya percikan api dan ledakan di fasilitas penunjang gizi tersebut.
Rinaldi Rizal Sabirin, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, menyampaikan bahwa penanganan langsung difokuskan pada keselamatan para korban dan penanggulangan dampak ledakan.
"Mungkin nanti rekan-rekan kepolisian yang akan menyelidiki penyebabnya. Kami hanya fokus ke evakuasi korban dan pemadaman api," tandasnya.