Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Anjlok akibat Ketidakpastian Kesepakatan

Share

Jumlah perlintasan kapal di Selat Hormuz menyusut hingga menyentuh level terendah dalam hampir tiga bulan terakhir per Kamis (13/8/2026), dilansir dari Detik Finance. Penurunan ini dipicu oleh keraguan para pelaku usaha terhadap potensi tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran untuk membuka kembali koridor utama ekspor minyak kawasan Timur Tengah tersebut.

Saat ini, rata-rata lalu lintas harian hanya mencatatkan 13 unit kapal dari berbagai jenis yang melintas. Angka tersebut mendekati titik terendah sejak 12 Mei lalu saat blokade Iran mencapai puncaknya, sekaligus mencerminkan penurunan hingga 90 persen dibandingkan dengan kondisi normal sebelum konflik yang mencapai 130 kapal per hari.

Ketidakpastian ini diperkuat oleh belum terwujudnya kesepakatan resmi mengenai pembukaan blokade, sehingga membuat para importir minyak dan pengusaha logistik enggan melintasi jalur perairan tersebut. Padahal, pekan lalu Menteri Keuangan AS Scott Bessent sempat menyatakan bahwa kesepakatan kebebasan navigasi kapal di jalur itu dapat segera dicapai, yang sempat memicu aksi jual minyak di pasar global.

Pejabat keamanan nasional tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan penegasan mengenai syarat pembukaan jalur logistik vital tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author