Kunjungan Wisatawan Asing ke Nepal Melonjak 19 Persen
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang memasuki Nepal mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 102.626 turis internasional tercatat mengunjungi negara tersebut sepanjang bulan lalu.
Dikutip dari Detik Travel, data Nepal Tourism Board menunjukkan bahwa angka kedatangan pada Mei 2026 ini tumbuh sebesar 19% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada Mei 2025, Nepal mencatat kunjungan sebanyak 86.216 wisatawan asing.
Perkembangan ini sekaligus melewati angka kunjungan sebelum masa pandemi. Jika disandingkan dengan data Mei 2019 yang mencatat 78.329 kunjungan, jumlah pelancong asing pada Mei tahun ini berlipat hingga 31%.
Laporan dari The Rising Nepal pada Selasa (8/6/2026) menyebutkan secara akumulatif ada 529.090 wisatawan mancanegara yang tiba di Nepal sejak Januari hingga Mei 2026. Arus kedatangan bulanan bergerak dinamis, dimulai dari 92.573 orang pada Januari, lalu meningkat menjadi 105.441 orang pada Februari.
Puncak kunjungan tertinggi terjadi pada Maret dengan 120.516 wisatawan, sebelum bergeser ke angka 107.934 orang pada April.
India tetap mengukuhkan posisinya sebagai pasar pengirim turis paling dominan bagi Nepal. Sepanjang Mei 2026, tercatat ada 40.782 pelancong asal India, yang menyumbang sekitar 39,74% dari keseluruhan total turis asing.
Peringkat kedua dihuni oleh China yang mengirimkan 11.514 wisatawan atau setara dengan 11,22% total kunjungan. Amerika Serikat menyusul di tempat ketiga dengan kontribusi sebesar 9,001 wisatawan atau sekitar 8,77%.
Negara-negara lain yang turut menyumbang angka kedatangan meliputi Banglades dengan 5.298 orang, Inggris dengan 3.375 orang, Australia dengan 2.870 orang, Malaysia dengan 2.857 orang, Jepang dengan 1.756 orang, Rusia dengan 1.550 orang, dan Jerman dengan 1.548 orang.
Jika dipetakan berdasarkan wilayah geografis, kawasan Asia Selatan (SAARC) menjadi sumber utama pergerakan turis dengan total 48.461 kunjungan atau 47,2% dari kumulatif kedatangan pada Mei. Zona Asia lainnya menyusul dengan mengirimkan 20.462 pelancong atau sekitar 19,9%, disusul benua Eropa yang mencatatkan 13.440 turis atau 13,1%.
Sementara itu, pergerakan turis dari kawasan Amerika tercatat di angka 10.618 orang atau sebesar 10,3%. Wilayah Oseania mendatangkan 3.188 orang, Timur Tengah berkontribusi sebanyak 1.511 orang, dan benua Afrika menyumbang 334 kunjungan.
Pertumbuhan angka kunjungan dari pelbagai negara ini menegaskan bahwa tren pemulihan sektor pariwisata di Nepal terus berjalan konsisten sekaligus memperkuat daya tarik negara tersebut di Asia Selatan.