KPK Berikan Bantuan untuk Korban Gempa Bumi NTT

Share

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiapkan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merenggut puluhan jiwa. Hal itu disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI di Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Musibah gempa kuat yang mengguncang wilayah NTT sejak Sabtu (15/8/2026) menyebabkan kerusakan bangunan serta memaksa ribuan warga mengungsi. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat sebanyak 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka.

Rincian korban jiwa tersebar di beberapa area, meliputi Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 1 jiwa, Manggarai Timur 20 jiwa, Manggarai 25 jiwa, Nagekeo 1 jiwa, Sikka 4 jiwa, dan Ende 2 jiwa. Di tengah kondisi memprihatinkan tersebut, jajaran lembaga antirasuah menyampaikan kepedulian mendalam bagi para korban.

"Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, sebagian saudara sebangsa kita sedang menghadapi masa sulit. Oleh karena itu, atas nama keluarga besar KPK, saya menyampaikan rasa empati dan solidaritas yang tulus kepada mereka. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan jalan untuk segera bangkit kembali," kata Setyo.

Guna merealisasikan dukungan tersebut, pimpinan KPK mengarahkan jajaran Sekretariat Jenderal untuk mengoordinasikan pengumpulan donasi maupun logistik. Penyaluran bantuan ditargetkan dapat didistribusikan secara langsung ke titik-titik lokasi terdampak bencana.

"Saya menginstruksikan juga kepada Bapak Sekjen, kita usahakan bisa membantu semaksimal mungkin, semampu kita. Mungkin dengan bantuan pengumpulan donasi atau mungkin kita bantu dengan sesuatu yang berbentuk barang yang kemudian bisa kita kirimkan ke lokasi-lokasi yang terdampak terhadap gempa tersebut," ujar Setyo.

Selain memberikan bantuan material, penanganan pascabencana juga diiringi dengan dukungan moral dan doa bersama seluruh pegawai saat upacara berlangsung.

"Saya minta izin kita semuanya mendoakan saudara kita yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur," tutur Setyo.

Setyo berharap masyarakat yang terdampak gempa segera mendapatkan pemulihan serta perlindungan dalam menghadapi situasi sulit pascabencana.

"Untuk seluruh saudara kita yang terkena musibah gempa di Nusa Tenggara Timur, kita doakan mudah-mudahan semuanya selalu dalam lindungan Allah Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Kuasa, dan diberikan kekuatan," imbuh Setyo.

Penyampaian data statistik mengenai korban jiwa dan luka-luka sebelumnya telah dikonfirmasi oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari saat konferensi pers pada Minggu (16/8/2026).

"Total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia dengan rincian, Kabupaten Manggarai Barat, satu jiwa. Kabupaten Manggarai Timur 20 jiwa, Kabupaten Manggarai: 25 jiwa, Nagekeo 1 jiwa, Sikka 4 jiwa, Ende 2 jiwa," ucap Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: bencana alam Gempa NTT KPK
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author