KPA Tulungagung Temukan 630 Pemuda Positif HIV-AIDS
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tulungagung mendeteksi sebanyak 630 pemuda di wilayah tersebut positif terjangkit HIV-AIDS pada Selasa, 14 Juli 2026.
Lonjakan kasus yang didominasi oleh rentang usia produktif tersebut dilaporkan kini mulai merambah ke kelompok usia sekolah atau remaja di Jawa Timur, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Dari keseluruhan data historis sejak awal penemuan kasus di wilayah Tulungagung, akumulasi pengidap Orang dengan HIV (Odhiv) telah menyentuh angka 4.540 orang.
Sekretaris KPA Tulungagung, Ifada Nurrohmania menerangkan bahwa sebagian besar temuan dari total kasus akumulatif tersebut merupakan kelompok usia produktif.
"Kemudian dari jumlah itu ada 630 remaja usia 13-25 tahun yang positif HIV. Ini tentu mengkhawatirkan," kata Ifada, Sekretaris KPA Tulungagung.
KPA Tulungagung mendeteksi adanya pergeseran rentang usia penderita baru yang kini didominasi oleh remaja berumur 15-19 tahun karena faktor hubungan seksual bebas dan transmisi dari orang tua Odhiv.
"Kalau remaja ini lebih ke seks bebas, mayoritas ya heteroseksual. Namun, ada juga yang homoseksual," jelas Ifada, Sekretaris KPA Tulungagung.
Sebagai langkah penanganan jangka panjang atas temuan tersebut, instansi terkait kini memperluas jangkauan sosialisasi dan bimbingan ke sekolah-sekolah untuk memutus rantai penularan.
"Kuncinya adalah mencintai tanpa telanjang, jangan terbujuk rayu melakukan hubungan seks sebelum menikah," kata Ifada, Sekretaris KPA Tulungagung.