IHSG Korea Selatan KOSPI Melonjak 13 Persen Ditopang Saham Chip

Share

Indeks utama Korea Selatan KOSPI melonjak hingga 13 persen pada Jumat, 31 Juli 2026, memulihkan kerugian setelah penurunan tajam tiga hari berturut-turut akibat aksi beli pada saham sektor semikonduktor.

Kenaikan drastis sebesar 727,42 poin membawa KOSPI ke level 6.320,98 pada sesi pagi. Penguatan IHSG Korea Selatan ini ditopang oleh laju saham raksasa teknologi seperti Samsung Electronics dan SK Hynix yang masing-masing melesat lebih dari 20 persen.

Lompatan tajam indeks tersebut memicu pengaktifan mekanisme pembatas perdagangan otomatis atau sidecar buy-side oleh operator bursa pada pukul 09.06 waktu setempat. Langkah penundaan perdagangan program selama lima menit ini diambil guna meredam volatilitas pasar yang terlalu ekstrem.

Lonjakan pasar saham Asia ini mengekor reli sektor teknologi di Wall Street setelah rilis laporan keuangan kuartalan Microsoft yang melampaui ekspektasi pasar. Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran investor terkait potensi gelembung investasi pada infrastruktur kecerdasan buatan.

Di pasar korporasi domestik, saham Samsung Electronics menguat 20,77 persen, sementara SK Hynix melonjak 22,69 persen. Selain itu, pimpinan SK Group Chey Tae-won tercatat membeli 3.620 lembar saham SK Group menggunakan nama pribadinya untuk pertama kali sebagai bentuk sinyal kepercayaan manajemen.

Analis JPMorgan menilai risiko kemelut utang atau leverage tinggi di pasar modal Korea Selatan telah menurun signifikan. Aset ETF berdaya ungkit dilaporkan menyusut dari 50 miliar dolar AS pada akhir Juni menjadi 17 miliar dolar AS seiring meredanya kepanikan investor.

Otoritas Bursa Korea juga terus mengkaji opsi penstabilan pasar darurat, seperti pembatasan short selling sementara hingga penyempitan batas harga harian untuk mengantisipasi potensi gejolak lanjutan di pasar keuangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author