5 Kisah Sarjana yang Memilih Wirausaha Bisnis Kuliner
Published
·
2 Reads
Banyak lulusan sarjana yang memutuskan untuk terjun ke bisnis kuliner karena berbagai alasan. Berikut adalah 5 kisah lulusan sarjana yang kini memilih beralih profesi untuk berjualan bakso hingga pempek.
- S1 Film dan TV Jualan Bakso — Nirma Septiani, seorang lulusan S1 Film dan Televisi, memilih berjualan bakso gerobakan di Pasar Bukit Pamulang, Tangerang Selatan, sembari bekerja kantoran secara WFH. Usaha bakso yang dilakoninya ini mampu menghasilkan keuntungan melebihi pendapatan UMR.
- S1 Arsitek Jualan Kue Gabin — Lulusan S1 Arsitektur memilih membuka usaha kuliner Sora Gabin di Pasar Jambu Dua Bogor. Ia menjual gabin fla dengan beragam varian rasa seperti tape, ubi ungu, cokelat, vanila keju, ragut, hingga matcha yang dijual setiap Selasa sampai Minggu.
- S1 Akuntansi Jualan Pempek — Kiky Maylan, lulusan S1 Akuntansi STIE Sultan Agung, memilih resign dari pekerjaan kantorannya dan berjualan Pempek Kito Nian agar bisa fokus memberikan ASI secara langsung kepada anaknya. Ia menjual pempek kapal selam hingga varian lenjer, adaan, telur, dan kulit dengan kisaran harga Rp 20.000 hingga Rp 36.000.
- Sarjana Komputer Jualan Makanan Kantin — Seorang Sarjana Komputer pemilik akun @sitrhaai yang dulunya merupakan wanita karier memilih jualan makanan di kantin setelah resign dan menjadi ibu rumah tangga. Ia menjual nasi dengan aneka lauk pauk seperti nugget ayam, tempura chili oil, dan dumpling mulai dari harga Rp 1.000.
- D1 Perhotelan dan S1 Komunikasi Jualan Ayam Geprek — Pemilik akun @ajengongg yang berlatar belakang pendidikan D1 Perhotelan dan S1 Ilmu Komunikasi membuka usaha @ayambigboss.my.id di Sidokare, Sidoarjo. Usahanya menawarkan menu seperti Nasi Ayam Geprek, Nasi FireWings Mayo, hingga Nasi Ayam Bumbu Hitam seharga Rp 13.000 sampai Rp 17.000.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author