Kisah Pendiri Milky Mist Sathish Kumar Membangun Bisnis Olahan Susu Beromzet Triliunan
Putus sekolah tidak serta-merta menutup peluang seseorang untuk meraih kesuksesan finansial. Hal ini dibuktikan oleh Sathish Kumar T, seorang pria asal Tamil Nadu, India. Seperti dilansir dari Detik Food, ia berhasil merintis Milky Mist Dairy Food hingga menjadi raksasa di industri olahan susu.
Perjalanan bisnis tersebut bermula dari situasi yang serba terbatas. Pada dekade 1980-an, keluarga Kumar mengoperasikan usaha alat tenun kecil yang terpaksa gulung tikar. Mereka kemudian beralih ke jasa distribusi susu murni dengan memasok sekitar 3.000 liter susu harian ke wilayah Bengaluru.
Kendala keuangan kembali menimpa usaha keluarga ini hingga paman Kumar mengundurkan diri pada 1990. Dampaknya, operasional distribusi susu tersebut resmi dihentikan total pada tahun 1992.
Di usia 16 tahun, Kumar mengambil keputusan besar untuk berhenti sekolah demi membangkitkan kembali bisnis keluarganya. Ia mengamati peluang dari salah satu pelanggan di Bengaluru yang mengolah susu menjadi paneer untuk dipasok ke hotel dan restoran.
Paneer merupakan keju segar khas India yang dibuat dari penggumpalan susu hangat menggunakan bahan asam seperti cuka atau air lemon. Keju ini memiliki tekstur padat namun lembut serta tidak mudah meleleh saat dimasak.
Tanpa pengalaman produksi komersial dan keterbatasan akses informasi, Kumar mempelajari pembuatan paneer secara mandiri melalui eksperimen berulang. Ia menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menyempurnakan teknik pemanasan hingga penggumpalan susu agar mencapai tekstur yang ideal.
Uji coba awalnya dimulai dengan memproduksi satu batch paneer seberat 10 kilogram. Produk tersebut kemudian dikirim ke distributor hotel dan restoran di Bengaluru. Tanggapan pasar yang positif membuat angka permintaan terus meningkat secara konsisten.
Ekspansi Merek Milky Mist dan Pertumbuhan Finansial
Skala produksi usaha Kumar berkembang pesat dari kuantitas kecil menjadi entitas bisnis berskala besar. Pada tahun 1995, ia mencatatkan penjualan paneer sebanyak 50 kilogram hingga 100 kilogram setiap harinya.
Memasuki pasar ritel pada tahun 1997, Kumar secara resmi memperkenalkan merek dagang Milky Mist. Langkah ini diikuti dengan diversifikasi lini produk secara bertahap, mencakup dadih, mentega, ghee, keju, yogurt, es krim, hingga produk UHT.
Diversifikasi tersebut mendongkrak kinerja keuangan perusahaan secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Laporan Moneycontrol mencatat pendapatan Milky Mist tumbuh menjadi Rs 2.354,79 crore atau sekitar Rp 4,3 miliar pada tahun fiskal 2025.
Performa bisnis ini terus melonjak pada tahun fiskal 2026 dengan perolehan pendapatan mencapai Rs 3.145,01 crore atau setara Rp 5,8 miliar. Perjalanan Sathish Kumar menegaskan transformasi usaha susu berskala kecil menjadi perusahaan bernilai tinggi.