Kenali Tanda Penyakit Serius Melalui Perubahan Kondisi Tangan Anda
Kondisi dan penampilan tangan dapat mengungkap berbagai masalah kesehatan tersembunyi yang terjadi di dalam tubuh. Perubahan kecil pada tangan terkadang menjadi indikasi awal dari gangguan medis yang lebih serius.
Kondisi tangan dapat memberikan petunjuk penting mengenai perubahan medis yang halus. Masalah kesehatan yang dideteksi meliputi gangguan saraf hingga penyakit hati, seperti dilansir dari HaiBunda.
Berdasarkan data Stanford Medicine 25, terdapat beberapa perubahan bentuk telapak tangan yang mengindikasikan adanya gangguan kesehatan tertentu, terutama pada sistem saraf.
Kondisi pope’s hand ditandai dengan jari telunjuk dan tengah yang tidak bisa menekuk sempurna saat mengepal. Hal ini menjadi tanda cedera pada saraf median akibat tunnel syndrome.
Gangguan saraf median juga ditunjukkan melalui ketidakmampuan membuat tanda "OK" secara sempurna dengan ibu jari dan telunjuk. Jari-jari tersebut hanya saling menjepit tanpa membentuk lingkaran.
Kerusakan saraf median lainnya adalah ape hand, yaitu kondisi ibu jari yang lurus dan sulit digerakkan ke arah telapak tangan sehingga melemahkan genggaman.
Sementara itu, claw hand ditandai dengan jari manis dan kelingking yang menekuk seperti cakar serta sulit diluruskan. Kondisi ini menandakan adanya kerusakan pada saraf ulnaris.
Gejala lain gangguan saraf ulnaris adalah froment’s sign, yaitu melemahnya jepitan ibu jari dan telunjuk saat memegang kertas sehingga kertas mudah ditarik.
Kerusakan saraf radialis ditunjukkan melalui kondisi wrist drop, yaitu pergelangan tangan yang terkulai ke bawah dan sulit diangkat.
Perubahan telapak tangan juga bisa menunjukkan penyakit sendi seperti boutunniere deformity dan swan neck deformity. Kedua kondisi jari menekuk ini berkaitan erat dengan penyakit rheumatoid arthritis.
Indikasi Kesehataan Melalui Penampilan Kuku
Penampilan kuku juga menyimpan petunjuk penting mengenai fungsi organ dalam tubuh manusia, mulai dari jantung hingga ginjal.
Kuku terry’s nails berwarna putih pucat di hampir seluruh permukaan dengan garis cokelat atau kemerahan di ujungnya. Kondisi ini dipicu oleh penuaan, sirosis hati, gagal jantung, atau diabetes tipe 2.
Penyakit ginjal kronis ditandai dengan lindsay’s nails, yaitu kuku yang terbagi menjadi dua warna, putih di dekat pangkal dan cokelat di bagian ujung.
Adanya lekukan melintang atau beau’s lines menunjukkan pertumbuhan kuku sempat terhenti akibat infeksi berat, serangan jantung, tekanan darah sangat rendah, malnutrisi, hingga efek kemoterapi.
Garis putih melintang tanpa cekungan atau muehrcke’s lines menandakan rendahnya kadar albumin atau efek kemoterapi. Jika hanya satu garis putih melintang, kondisi bernama mees’ lines ini menandakan keracunan logam berat.
Bercak hitam kecokelatan yang meluas ke kulit sekitar kuku merupakan gejala acral lentiginous melanoma yang merupakan salah satu jenis kanker kulit.
Garis merah tua atau hitam memanjang di bawah kuku bernama splinter hemorrhages menandakan cedera, infeksi katup jantung, atau skleroderma. Sementara bintik kecil seperti ditusuk jarum menunjukkan psoriasis.
Ujung kuku berwarna kuning akibat nikotin yang berbatasan dengan kuku baru yang bersih dinamakan quitter’s nail. Kondisi ini menandakan seseorang telah berhenti atau mengurangi konsumsi rokok.
Kulit sekitar kuku yang merah, bengkak, dan bernanah disebut paronychia yang dipicu infeksi bakteri atau jamur akibat tangan terlalu sering terendam air.
Kondisi clubbing atau ujung jari membesar dan kuku melengkung menunjukkan penyakit kronis seperti kanker paru-paru, infeksi paru kronis, fibrosis paru, hingga penyakit jantung bawaan.
Perubahan Bentuk Jari Tangan
Selain telapak dan kuku, bentuk jari tangan yang berubah juga dapat mempermudah identifikasi penyakit di dalam tubuh.
Kulit jari yang memerah, bengkak, dan melepuh berisi cairan atau herpetic whitlow menandakan infeksi virus herpes. Benjolan keras pada sendi jari menandakan pengapuran sendi atau osteoartritis.
Ibu jari yang menyerupai jari biasa akibat kelainan bawaan tulang menunjukkan sindrom holt-oram yang disertai kelainan jantung.
Sendi jari yang terlalu lentur hingga melebihi batas normal menandakan sindrom ehlers-dahlon yang merupakan kelainan jaringan ikat.
Jari tangan yang sangat pendek atau berjumlah lebih dari lima bisa menjadi tanda sindrom ellis-van creveld yang memengaruhi jantung, gigi, dan kuku.
Jari-jari yang tampak sangat panjang dan ramping menyerupai kaki laba-laba menunjukkan sindrom marfan yang memengaruhi jantung, mata, dan tulang.
Telapak tangan yang menebal dan kasar seperti beludru dinamakan tripe hand, yang menandakan kanker pada organ dalam seperti saluran pencernaan atau paru-paru.
Infeksi lapisan dalam jantung atau endokarditis bakteri ditandai dengan munculnya benjolan merah nyeri di ujung jari bernama osler nodes, atau bercak merah datar tanpa nyeri bernama janeway lesions.