Kenali Kontraksi Braxton Hicks dan Cara Membedakannya dengan Kontraksi Persalinan

Share

Kontraksi Braxton Hicks merupakan fenomena umum yang dialami ibu hamil menjelang persalinan, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kontraksi ini seringkali menimbulkan sensasi perut kencang secara tiba-tiba yang berbeda dari kontraksi persalinan asli.

Dikutip dari HaiBunda, kontraksi Braxton Hicks memiliki ciri utama berupa frekuensi yang tidak teratur, intensitas yang ringan, serta mudah mereda jika ibu mengubah posisi atau beristirahat. Kontraksi ini biasanya berlangsung kurang dari 30 detik dan terasa seperti kram menstruasi ringan atau ketegangan di bagian depan perut.

Walaupun penyebab pastinya belum sepenuhnya diketahui, kontraksi ini berkaitan dengan proses adaptasi rahim dalam mempersiapkan persalinan. Beberapa faktor yang dapat memicu munculnya kontraksi Braxton Hicks antara lain aktivitas fisik berlebihan, kandung kemih yang penuh, hubungan seksual, dehidrasi, serta mengangkat benda berat.

Perbedaan Kontraksi Braxton Hicks dan Kontraksi Persalinan Asli

Untuk membedakan kontraksi palsu dan asli, perhatikan pola, durasi, intensitas, dan perubahan setelah perubahan posisi. Kontraksi Braxton Hicks biasanya terjadi lebih awal, sekitar usia kehamilan 20 minggu ke atas, sedangkan kontraksi persalinan asli muncul mendekati usia kehamilan matang, yaitu minggu ke-37 ke atas.

Durasi kontraksi palsu cenderung singkat dan tidak teratur, sementara kontraksi asli berlangsung antara 30 hingga 90 detik dengan pola yang semakin teratur dan intens.

Selain itu, kontraksi Braxton Hicks dapat mereda jika ibu beristirahat atau mengubah posisi, sedangkan kontraksi persalinan asli tetap berlangsung dan semakin kuat meskipun ibu bergerak.

Dari sisi sensasi, kontraksi palsu biasanya tidak menimbulkan nyeri hebat, hanya ketegangan atau kram ringan. Sebaliknya, kontraksi persalinan asli menimbulkan rasa sakit yang tajam dan dapat menjalar hingga punggung bawah.

Perbedaan utama kontraksi Braxton Hicks dan persalinan:

  • Braxton Hicks terjadi tidak teratur dan intensitasnya bervariasi, sementara kontraksi persalinan semakin kuat dan berdekatan.
  • Durasi kontraksi palsu singkat dan berubah-ubah, sedangkan kontraksi asli berlangsung lebih lama dan konsisten.
  • Posisi atau aktivitas dapat menghentikan kontraksi palsu, tetapi tidak pada kontraksi asli.
  • Kontraksi palsu terasa di bagian depan perut, kontraksi asli dapat terasa di leher rahim, perut, dan punggung.
  • Kontraksi persalinan asli sering disertai gejala seperti pecahnya air ketuban atau keluarnya lendir bercampur darah.

Cara Meredakan Kontraksi Braxton Hicks

Untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat kontraksi Braxton Hicks, beberapa langkah bisa dicoba seperti berjalan-jalan jika terlalu lama duduk, berbaring jika sudah banyak bergerak, minum air agar terhidrasi, makan camilan ringan, mengosongkan kandung kemih, serta melakukan aktivitas menenangkan seperti mandi atau pijat prenatal.

Makanan yang Dapat Memicu Kontraksi

Beberapa makanan diyakini dapat mempercepat atau memicu kontraksi menjelang persalinan, meskipun bukti ilmiahnya masih terbatas. Contohnya adalah kurma yang kaya serat dan antioksidan, makanan pedas, teh daun raspberry, pepaya hijau mentah, teh jinten, nanas, dan akar licorice. Namun, konsumsi akar licorice sebaiknya dihindari karena berpotensi menyebabkan persalinan prematur dan masalah kesehatan pada bayi.

Pertanyaan Umum seputar Kontraksi Braxton Hicks

Menurut Mayo Clinic yang dikutip oleh HaiBunda, kontraksi Braxton Hicks terasa seperti ketegangan ringan di perut yang berlangsung kurang dari 30 detik dan biasanya tidak menyakitkan. Kontraksi ini bisa terjadi lebih sering saat mendekati hari perkiraan lahir dan sering muncul setelah aktivitas fisik atau hubungan seksual.

Untuk membedakan dengan kontraksi persalinan asli, catat pola, durasi, dan perubahan kontraksi saat aktivitas atau posisi diubah. Jika kontraksi menjadi teratur dan semakin kuat, sebaiknya segera konsultasi dengan tenaga kesehatan.

Kontraksi Braxton Hicks berfungsi sebagai latihan rahim untuk mempersiapkan proses persalinan dengan melatih otot dan leher rahim.

Jika ibu ke rumah sakit namun ternyata belum mengalami persalinan sesungguhnya, hal ini merupakan hal wajar karena tanda persalinan bisa sulit dipastikan dan berbeda pada setiap individu.

Informasi ini diolah berdasarkan penjelasan yang dikutip dari HaiBunda untuk membantu ibu hamil memahami dan mempersiapkan diri dengan tepat menghadapi masa persalinan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author