Kemnaker Buka Magang Nasional Angkatan II Berkuota 150 Ribu Peserta

Share

Kementerian Ketenagakerjaan meluncurkan Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026. Pemerintah memperluas jangkauan program ini dengan menaikkan kuota kepesertaan dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa penambahan kuota ini bertujuan memperluas peluang lulusan perguruan tinggi dalam mendapatkan pengalaman kerja. Langkah tersebut juga dirancang untuk mempercepat masa transisi para lulusan menuju dunia kerja.

Kualitas pelaksanaan program turut diperkuat melalui sistem verifikasi kebutuhan posisi. Perusahaan beserta kementerian dan lembaga diwajibkan menyetorkan daftar kebutuhan posisi magang terlebih dahulu kepada pihak kementerian.

Kementerian Ketenagakerjaan kemudian memverifikasi data tersebut untuk memastikan kesesuaian posisi dengan latar belakang pendidikan calon peserta. Seluruh peserta yang menyelesaikan program akan difasilitasi sertifikasi kompetensi gratis sesuai keahliannya.

Peluang magang ini terbuka luas bagi lulusan baru jenjang sarjana, lulusan pendidikan profesi, hingga penyandang disabilitas. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan kesetaraan akses lapangan kerja.

Proses seleksi dan pendaftaran program pemagangan ini berjalan sepanjang bulan Juni hingga Agustus 2026. Berikut adalah linimasa lengkap pelaksanaan program.

Jadwal Kegiatan MagangHub Angkatan II Batch I
Kegiatan Waktu Pelaksanaan
Pendaftaran Perusahaan dan K/L 29 Juni – 15 Juli 2026
Pendaftaran Peserta 15 – 28 Juli 2026
Seleksi Peserta oleh Penyelenggara 29 Juli – 5 Agustus 2026
Pengumuman Peserta 7 Agustus 2026
Hari Pertama Magang 10 Agustus 2026
Kick Off MagangHub Angkatan II Batch I 11 Agustus 2026

Tingkat Penyerapan Kerja Peserta Magang

Dilansir dari Detikcom, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebutkan bahwa program pemagangan tahun sebelumnya mencatat capaian positif. Sebanyak 30% dari total 100 ribu peserta magang tahun 2025 langsung diserap oleh dunia kerja.

"Menariknya dari data Pak Menaker, di tahun yang lalu itu 100.000 peserta magang, dari tentunya pelamarnya mencapai hampir 400.000 ya Pak. Nah, jadi dari 100.000 peserta magang itu, setelah 6 bulan, 30% di antaranya itu langsung bekerja," kata Teddy di Pusat Kerja Kemnaker, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).

Program ini dinilai efektif menjadi jembatan bagi lulusan universitas yang baru menyelesaikan masa studinya. Selain membuka peluang kerja, para peserta pemagangan juga berkesempatan mendapatkan penghasilan selama masa program berjalan.

"Program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan," ujarnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author