Kementerian Koperasi Kunjungi Rumah Bung Hatta Guna Tegakkan Ideologi Ekonomi

Share

Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengunjungi Rumah Bung Hatta di Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (12/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengapresiasi peran Sang Proklamator dalam meletakkan prinsip nilai koperasi di Indonesia.

Kunjungan ziarah tersebut bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Ke-79, dilansir dari Detikcom. Kedatangan jajaran Kementerian Koperasi ini disambut langsung oleh anak-anak Bung Hatta, yakni Meutia Hatta, Gemala Hatta, Halida Hatta, beserta Prof. Sri Edi Swasono dan akademisi Rocky Gerung.

Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya untuk mengembalikan sistem ekonomi nasional agar tidak bergeser ke arah liberal kapitalistik melainkan berlandaskan pada Pasal 33 UUD 1945.

"Sesuai dengan keinginan Presiden Pak Prabowo Subianto, sekarang kita diminta untuk mengembalikan lagi arah sistem dan praktek ekonomi kita untuk tidak tergeser menjadi ideologinya ekonomi liberal kapitalistik namun kembali kepada ideologinya undang-undang dasar 45 khususnya di pasal 33 yaitu koperasi," ujar Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Pemerintah juga berupaya mengimplementasikan pemikiran besar tersebut melalui program nyata seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Memang ini tugas yang tidak ringan tapi kami di Kementerian Koperasi bersama dengan seluruh gerakan Koperasi akan menjadi garda terdepan untuk kembali menegakkan ideologi ekonomi," kata Ferry Juliantono.

Dukungan dari pihak keluarga Bung Hatta dinilai menjadi modal penting demi mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

"Kami tahu persis bahwa semua ini membutuhkan dukungan dari semua pihak dan kemampuan untuk menerjemahkan pikiran yang besar (Bung Hatta) agar terimplementasi secara baik secara teknokratis," ucap Ferry Juliantono.

Pihak keluarga Bung Hatta memberikan apresiasi mendalam atas kedatangan perwakilan pemerintah yang dinilai konsisten memajukan dunia perkoperasian.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri yang sudah dua kali ke sini dalam jabatan yang berbeda. Mudah-mudahan perjalanan koperasi dari dulu banyak pantangan pada akhirnya dapat menguntungkan rakyat," kata anak Bung Hatta, Meutia Hatta.

Menurut Meutia, program KDKMP yang saat ini diakselerasi sangat relevan dengan dasar pemikiran kemanusiaan yang digagas oleh ayahnya sejak dulu.

"Bung Hatta itu dari awal adalah peduli pada kemanusiaan jadi sejak kecil dia tau apa namanya penderitaan, jadi intinya penderitaan itu membentuk watak dan watak itu menghasilkan pikiran tentang koperasi," kata Meutia Hatta.

Apresiasi serupa juga datang dari Prof. Sri Edi Swasono terkait strategi membumikan koperasi lewat kegiatan publik seperti Fun Run dan Car Free Day yang diagendakan pekan depan.

"Kami merasa terhormat Bapak Menteri (Ferry Juliantono) dateng ke sini, karena belum ada Menteri Koperasi yang ke sini sebelumnya. Kemudian rencana acara Fun Run hebat itu, orang kita itu suka jalan sehat sambil bisa dikenalkan dan dipopulerkan lagi soal koperasi," kata Prof. Sri Edi Swasono.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author