Kemensos Tetapkan 475 Ribu Penerima Bansos Baru Periode April-Juni 2026

Share

Kementerian Sosial memasukkan sebanyak 475.821 Keluarga Penerima Manfaat baru ke dalam daftar penerima Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai periode April–Juni 2026. Langkah ini diambil setelah pemerintah menyelesaikan pemutakhiran data nasional pada awal Mei 2026.

Penambahan ratusan ribu nama baru tersebut dihimpun berdasarkan usulan dari pihak desa, kelurahan, dinas sosial daerah, serta laporan masyarakat lewat aplikasi resmi. Proses penyeleksian dilakukan melalui verifikasi berlapis dari tingkat desa, validasi pemerintah daerah, hingga tahap pengesahan akhir oleh Kementerian Sosial.

Pemerintah menyatakan bahwa pembaruan data ini tidak menambah kuota bantuan sosial secara nasional. Penambahan penerima baru ditujukan sebagai pengganti bagi penerima lama yang saat ini sudah dianggap mandiri secara ekonomi.

Kebijakan perombakan data ini bertujuan agar penyaluran bantuan sosial berjalan lebih adil, tepat sasaran, dan sesuai dengan dinamika kondisi ekonomi masyarakat terkini. Pemerintah juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dengan memastikan seluruh rangkaian proses penentuan data tidak dipungut biaya.

“Validasi dilakukan untuk menghindari data ganda maupun penerima yang tidak lagi layak,” demikian penjelasan dalam pembaruan sistem bansos nasional.

Penyaluran dana bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Masyarakat yang telah diusulkan oleh pemerintah desa diimbau untuk memantau status kepesertaan mereka secara mandiri.

Proses pengecekan status bantuan dapat diakses secara berkala melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id maupun lewat aplikasi Cek Bansos dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan. Melalui sistem teranyar ini, masyarakat dapat melihat posisi desil kesejahteraan mereka berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Sistem pengelompokan tersebut membagi masyarakat ke dalam empat tingkat kesejahteraan, di mana desil 1 merupakan kategori paling miskin dan desil 4 adalah kelompok rentan miskin. Pembaruan berkala ini diharapkan dapat menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan akurasi distribusi bantuan sosial.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: bantuan sosial BPNT Kemensos PKH
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author