Kemensos Perkuat Penanganan Darurat Gempa di NTT dengan Dukungan Rp 13,21 Miliar

Share

Kementerian Sosial memperkuat penanganan darurat bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur dengan menyiapkan dukungan senilai Rp 13,21 miliar, meliputi logistik, permakanan, dan santunan korban.

Nilai dukungan dan pergerakan logistik hingga 16 Agustus mencapai Rp 5,44 miliar, dengan tambahan 48 ton beras senilai Rp 672 juta dan 3.500 paket sembako senilai Rp 750 juta, dilansir dari Detikcom.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyerahkan bantuan di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8).

"Kami datang untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat. Sesuai arahan Presiden Prabowo, semua unsur pemerintah harus bergerak cepat dan bekerja bersama untuk membantu masyarakat terdampak," ujar Agus.

Kemensos juga mendistribusikan 250 lembar selimut untuk Kabupaten Ngada senilai sekitar Rp 50 juta dan mendirikan dapur umum di tiga wilayah yaitu Manggarai, Sikka, dan Nagekeo.

"Logistik terus kita dorong. Yang paling penting adalah bantuan yang dikirim segera didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat di setiap wilayah terdampak," kata Agus.

Selanjutnya, tiga titik dapur umum tambahan direncanakan di Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ende, sehingga total dapur umum akan mencakup enam lokasi dengan anggaran operasional sekitar Rp 5,16 miliar selama tujuh hari.

Kemensos menyiapkan santunan bagi 54 korban meninggal dunia masing-masing Rp 15 juta, dengan total Rp 810 juta, dan santunan untuk 199 korban luka masing-masing Rp 5 juta atau Rp 995 juta secara keseluruhan.

"Kita akan terus hadir selama masyarakat membutuhkan. Negara harus hadir dan memastikan warga yang terdampak mendapatkan perlindungan serta bantuan yang diperlukan," pungkas Agus.

Kemensos terus berkoordinasi dengan Kemenko PMK, BNPB, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta berbagai unsur terkait agar penanganan dan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dilansir dari Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author