Kemensos Gandeng BRIN Kuatkan Program Sekolah Rakyat

Share

Kementerian Sosial menyepakati kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk memperkuat program Sekolah Rakyat serta memperluas pemberdayaan masyarakat pada Rabu (29/7/2026). Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan di Ruang Rapat Utama Kementerian Sosial, Jakarta, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Kemitraan ini ditujukan untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi. BRIN akan menyediakannya melalui dukungan kajian kebijakan berbasis bukti serta penyediaan teknologi tepat guna.

"BRIN siap mendukung Kementerian Sosial. Silakan segera berkirim surat mengenai kebutuhan kajian maupun teknologi yang diperlukan agar dapat segera kami tindaklanjuti bersama," kata Nunung Nuryartono, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN.

Dukungan riset yang ditawarkan mencakup evaluasi dampak Sekolah Rakyat, penilaian perkembangan siswa, hingga penguatan ekosistem seperti infrastruktur, kurikulum, dan tata kelola. Selain riset, BRIN menyiapkan inovasi teknis mulai dari pemanenan air hujan, desalinasi, hingga pengolahan sampah berbasis teknologi LASAMOR untuk Keluarga Penerima Manfaat.

"Pengolahan sampah tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Teknologinya sudah tersedia dan siap disinergikan bersama Kementerian Sosial," kata Nunung Nuryartono, Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN.

Menanggapi tawaran tersebut, pihak Kemensos menilai skema riset dan teknologi pengolahan sampah sangat selaras dengan program Kampung Bersih dan Berdaya yang sedang diuji coba di Serang, Bogor, dan Bali.

"Program pemberdayaan berbasis kampung ini sangat sejalan dengan tawaran BRIN. Selama ini kami sudah memulai gerakan Kampung Bersih dan Berdaya, sehingga teknologi pengolahan sampah dari BRIN dapat menjadi penguat agar sampah memiliki nilai ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial.

Langkah ini sejalan dengan arah baru Kemensos yang berfokus pada pemberdayaan agar penerima manfaat dapat mandiri secara ekonomi. Kemensos saat ini mengemban tiga mandat utama Presiden, yaitu pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, penyaluran bansos tepat sasaran, dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

"Kalau sejak awal BRIN terlibat melalui riset dan kajian, tentu akan memperkuat Sekolah Rakyat. Hasil riset itu nantinya juga bisa menjelaskan kepada publik bagaimana perubahan yang terjadi pada para siswa serta penyempurnaan kebijakan yang perlu dilakukan ke depan," kata Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial.

Sebagai tindak lanjut pertemuan ini, Kemensos dan BRIN sepakat segera menyusun mekanisme kerja sama teknis antarsatuan kerja agar implementasi program pemberdayaan dan riset dapat segera direalisasikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: BRIN Kemensos Sekolah Rakyat
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author