Kemenkes Catat Lonjakan Kasus ISPA di Indonesia Sepanjang 2026
Kementerian Kesehatan mencatat kenaikan signifikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Indonesia sepanjang 2026, dengan jumlah kasus mencapai lebih dari 400 ribu per minggu pada periode minggu ke-27 hingga minggu ke-35.
Data yang dihimpun hingga 15 Agustus 2026 menunjukkan Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus ISPA tertinggi, yakni 1.858.779 kasus, diikuti Jawa Tengah dengan 1.819.793 kasus, DKI Jakarta 1.241.791 kasus, Jawa Timur 1.007.305 kasus, dan Banten 637.542 kasus, dilansir dari Detik Health.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan peningkatan kasus ISPA erat kaitannya dengan musim kemarau yang mulai meluas di tahun ini.
"Memasuki awal musim kemarau tahun 2026, kasus ISPA menunjukkan tren peningkatan lebih dari 400 ribu kasus per minggu, dibandingkan dengan minggu yang sama pada tahun 2025," ujar Aji.
Aji menjelaskan meski kasus meningkat, biasanya kasus ISPA akan menurun setelah periode puncak musim kemarau terlewati. Pada tahun sebelumnya, puncak musim kemarau terjadi pada pekan ke-32 hingga ke-44 dengan kasus yang relatif tinggi dan konsisten.
"Terlihat bahwa kasus pada minggu tersebut di tahun 2025 menunjukkan tren yang relatif tinggi dan konsisten," tambahnya.