Kemenimipas dan Kemenkes Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis Warga Binaan
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan program pemeriksaan tuberkulosis (TBC) bagi warga lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia tanpa dipungut biaya.
Program ini resmi dimulai melalui acara sepak mula nasional yang berlokasi di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, seperti dilansir dari Detikcom.
"Hari ini kita dapat berkumpul dalam kegiatan kick off nasional cek kesehatan gratis dan skrining tuberkulosis bagi warga binaan pemasyarakatan yang dilaksanakan pada tahun 2026," ujar Menteri Imipas Agus Andrianto saat kick off di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jateng, Senin (29/6/2026).
Agus menjelaskan bahwa kolaborasi antar-kementerian ini bertujuan menyukseskan program hasil terbaik dan cepat dari Presiden Prabowo Subianto dalam hal deteksi dini penyakit serta penuntasan TBC target eliminasi 2030.
Langkah tersebut selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis serta Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 mengenai RPJMN 2025-2029.
Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan oleh Menteri Imipas kepada Menkes Budi Gunadi Sadikin atas penyaluran berbagai sarana medis pendukung seperti alat monitor pasien, mesin rekam jantung, hingga pompa infus elektronik.
"Bantuan peralatan medis yang diberikan ini akan sangat berarti bagi kami di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Dimana saat ini kami sedang berupaya untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan," ungkapnya.
"Sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis yang kita miliki untuk mendukung program pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar," tambah Agus.
Pemeriksaan kesehatan massal ini tidak membatasi diri pada TBC saja, melainkan mencakup pemeriksaan HIV secara menyeluruh dengan target sasaran mencapai rincian ratusan ribu orang.
"Selain menyasar kurang lebih 272.573 warga binaan pemasyarakatan sebagai penerima manfaat, program ini juga akan menjangkau sekitar 48.876 petugas pemasyarakatan di seluruh Indonesia," bebernya.
Secara khusus untuk wilayah Lapas Nusakambangan, agenda pemeriksaan kesehatan dijadwalkan menyasar sebanyak 4.842 warga binaan beserta 926 pegawai setempat.
Pelaksanaan program kesehatan komprehensif ini direncanakan bergulir secara berkala mulai dari hari ini dan ditargetkan selesai pada akhir Desember mendatang.
"Melalui langkah nyata ini kita membuktikan bahwa negara hadir untuk memastikan pelayanan dasar, khususnya hak untuk memperoleh kesehatan, terpenuhi secara merata tanpa terkecuali. Termasuk kepada saudara-saudara kita yang saat ini sedang menjalani masa pembinaan," tuturnya.
Agenda peluncuran nasional tersebut dihadiri langsung oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin yang turut memantau jalannya pemeriksaan kesehatan warga binaan bersama Menteri Imipas Agus Andrianto.