Kemendes Gelar Seminar Nasional Koperasi Desa Merah Putih di Makassar

Share

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama 10 asosiasi desa menggelar Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (4/8/2026). Seminar ini dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang program strategis pemerintah tersebut, dilansir dari Detikcom.

Pemerintah telah menetapkan pembentukan lebih dari 80 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia melalui Instruksi Presiden Nomor 9 dan 17 Tahun 2025. Program ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan seminar ini diadakan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang tujuan, urgensi, dan implementasi program Koperasi Desa Merah Putih.

"Untuk itu perlu diadakan seminar mengenai KDKMP sebagai upaya untuk mengedukasi dan mensosialisasikan maksud, tujuan, urgensi, serta langkah implementasi program KDKMP secara transparan dan komprehensif," ujar Yandri, Senin (3/6/2026).

Yandri berharap seminar dapat meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan agar peran KDKMP sebagai penggerak ekonomi desa mandiri, inklusif, dan berkelanjutan dapat optimal.

Seminar diikuti sekitar 700 peserta dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, desa, pengurus KDKMP, akademisi, organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, dan masyarakat umum.

Sejumlah menteri dan pemangku kepentingan menjadi narasumber, termasuk Menteri Koperasi yang memaparkan latar belakang dan pengembangan usaha KDKMP, serta Menteri Dalam Negeri membahas peran pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut.

Yandri juga memaparkan implementasi KDKMP dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi desa. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara menjelaskan mekanisme pembangunan fisik dan dukungan operasional KDKMP. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Prof.

H. Marsuki, DEA., Ph.D. juga hadir sebagai narasumber.

"Kegiatan ini bakal membahas secara komprehensif soal perkembangan pembangunan KDKMP agar masyarakat desa memahami lebih detail program prioritas ini," kata Yandri.

Menurut Yandri, KDKMP diharapkan dapat memangkas rantai distribusi kebutuhan pertanian seperti pupuk dan benih serta menyediakan lumbung pangan desa. Koperasi juga ditargetkan menampung hasil panen petani dengan harga layak dan memberikan nilai tambah ekonomi langsung kepada masyarakat desa.

Pengelolaan koperasi yang kuat di tingkat desa dianggap menjadi fondasi penting untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Desa diharapkan tidak hanya sebagai pusat produksi tetapi juga penguat ketahanan pangan dan perekonomian nasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author