3 Kebiasaan Makan yang Tanpa Disadari Merusak Kesehatan Lambung
Published
·
1 Reads
Banyak orang mengira gangguan lambung hanya dipicu oleh makanan pedas atau asam, padahal kebiasaan makan sehari-hari yang terlihat sepele juga sangat memengaruhi proses pencernaan. Dokter spesialis gizi dr. Duong Thi Phuong menjelaskan bahwa lambung berhubungan erat dengan sistem saraf sehingga kondisi stres, emosi, dan perilaku makan dapat memengaruhi pencernaan secara langsung. Berikut adalah 3 kebiasaan makan yang tanpa disadari dapat mengganggu kesehatan lambung Anda:
- Makan Terlalu Cepat atau Terdistraksi — Kebiasaan makan terburu-buru sambil bekerja, bermain ponsel, atau dalam keadaan stres dapat menghambat produksi asam lambung dan enzim pencernaan, serta memberi tekanan ekstra pada perut karena makanan tidak dikunyah dengan saksama. Dokter menyarankan untuk mengunyah makanan 20 hingga 50 kali dengan waktu makan ideal sekitar 20-30 menit demi mencegah lambung bekerja terlalu keras.
- Makan Terlalu Malam dan Langsung Tidur — Kebiasaan langsung berbaring setelah makan malam membuat lambung yang belum selesai mengosongkan isinya memicu asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Proses pencernaan sendiri membutuhkan waktu dua hingga lebih dari enam jam, sehingga melanggar waktu ini akan meningkatkan risiko refluks asam dan mengganggu kualitas tidur.
- Minum Terlalu Banyak — Konsumsi cairan dalam jumlah berlebihan saat makan dapat mengencerkan asam lambung sehingga proses mencerna makanan menjadi kurang efisien dan membuat lambung bekerja ekstra untuk mengolah isinya. Jumlah total cairan saat makan yang disarankan (termasuk sup) adalah tidak lebih dari 200 mililiter, dengan jumlah ideal berkisar antara 50-100 mililiter.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author