Ketahui Kandungan Gizi Susu Kental Manis dan Takaran Konsumsi yang Tepat

Share

Susu kental manis (SKM) menjadi salah satu produk yang cukup sering digunakan sebagai pelengkap berbagai hidangan makanan dan minuman. Penggunaannya bervariasi mulai dari campuran kopi, olesan roti, hingga menjadi taburan untuk aneka hidangan pencuci mulut. Meski demikian, konsumsi produk ini tetap perlu disesuaikan dengan takaran saji yang dianjurkan agar menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Dilansir dari Detik Health, langkah penting sebelum mengonsumsi suatu produk adalah memahami kandungan gizi serta porsi konsumsi yang tepat melalui label informasi nilai gizi di kemasan.

Tekstur padat dan creamy pada susu kental manis berasal dari proses evaporasi atau penguapan air yang membuat komponen susu menjadi lebih terkonsentrasi. Gula juga menjadi bagian penting dalam proses pembuatan susu kental manis untuk memberikan rasa sekaligus membantu menghambat pertumbuhan mikroorganisme agar produk tahan lebih lama.

Karakteristik susu kental manis di Indonesia telah diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 34 Tahun 2019 tentang Kategori Pangan. Aturan tersebut menetapkan bahwa susu kental manis wajib memiliki kadar lemak susu minimal 8 persen dan kadar protein minimal 6,5 persen.

Ketentuan dalam regulasi ini sejalan dengan standar internasional Codex Alimentarius untuk kategori produk sweetened condensed milk. Definisi serupa juga tercantum dalam Peraturan Kepala BPOM Nomor 21 Tahun 2016 yang menyebut produk ini diperoleh melalui pengurangan sebagian air dari campuran susu dan gula. Komposisi susu yang digunakan bisa berbeda, bahkan beberapa produk menggunakan kandungan susu hingga 35 persen dari kombinasi susu skim, susu segar, lemak susu, laktosa, dan buttermilk.

Melalui label informasi nilai gizi, konsumen dapat mengetahui kandungan energi, protein, lemak, karbohidrat, serta vitamin dan mineral dalam setiap takaran saji.

Aturan Konsumsi Sesuai Takaran Saji yang Dianjurkan

Porsi konsumsi yang tepat menjadi hal krusial yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi produk susu kental manis. Kandungan gula pada susu kental manis umumnya berkisar antara 14 hingga 16 gram per takaran saji sebesar 30 gram. Informasi tersebut sangat penting diketahui agar konsumen dapat memperkirakan total asupan gula yang masuk ke dalam tubuh dalam sehari.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan konsumsi gula harian tidak lebih dari 50 gram atau setara dengan sekitar empat sendok makan.

Batas tersebut mencakup seluruh sumber gula yang dikonsumsi sepanjang hari, baik dari minuman, makanan ringan, maupun hidangan penutup lainnya. Oleh karena itu, penggunaan susu kental manis sebaiknya disesuaikan dengan pola konsumsi harian secara keseluruhan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author