Kadin dan Seskab Bahas Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie pada Senin (27/7/2026) untuk membahas penguatan sinergi pemerintah dan dunia usaha. Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan strategi dorongan pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, berdaya saing, serta berkelanjutan, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional menjadi salah satu agenda utama dalam diskusi tersebut. Langkah ini diambil guna menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan percepatan pemanfaatan serta produksi motor listrik secara lokal.
"Selain itu, dibahas pula kesiapan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong lahirnya motor listrik nasional," tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.
Pembahasan tersebut mencakup penguatan sektor manufaktur otomotif ramah lingkungan pasca-beroperasinya fasilitas produksi milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang. Perusahaan yang terhubung dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas dan PT Bakrie & Brothers Tbk itu sebelumnya diresmikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Pertemuan juga menyoroti penguatan industri kendaraan listrik pascaperesmian pabrik bus dan mobil listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang oleh Presiden," lanjut keterangan resmi tersebut.
Selain sektor otomotif listrik, dialog interaktif ini turut mencakup penguatan peran pelaku usaha daerah sebagai penggerak roda ekonomi. Pertemuan tersebut juga memetakan potensi pengembangan industri listrik, garmen, tekstil, serta dukungan penuh terhadap program hilirisasi dan industrialisasi nasional.
"Kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan industri nasional, menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global sejalan dengan visi pembangunan ekonomi nasional," tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet.