Joshua Van dan Alexandre Pantoja Jalani Tanding Ulang di UFC 331
Pemegang sabuk juara kelas terbang Joshua Van dijadwalkan bertanding ulang melawan mantan juara Alexandre Pantoja pada panggung utama pertarungan UFC 331 di Crypto.com Arena, Los Angeles, Amerika Serikat, pada 19 September 2026.
Pertemuan ini menjadi ajang pembuktian setelah bentrokan pertama mereka di UFC 323 pada Desember tahun lalu berakhir singkat dalam 26 detik akibat cedera lengan yang dialami Pantoja saat berupaya menghalau bantingan.
Pantoja pulih tanpa melalui proses operasi dan menjalani terapi fisik sepekan setelah cedera, sementara Van telah mempertahankan gelar juara usai menghentikan Tatsuro Taira pada ronde kelima di UFC 328.
Pelatih kekuatan dan pengondisian Pantoja di American Top Team, Everton Oliveira, menyampaikan bahwa kondisi petarungnya kini dalam performa puncak melampaui masa kejayaannya saat memegang sabuk juara.
Di sisi lain, Van menegaskan kesiapannya untuk mengamankan kemenangan penutup sebelum ronde ketiga berakhir pada laga ulang mendatang.
"Tidak, kawan. Saya mengalahkannya pertama kali, dan saya akan melakukannya lagi kali ini," kata Van, dikutip dari MMA Junkie.
Ia juga menambahkan keyakinannya untuk mengakhiri perlawanan Pantoja dalam tempo singkat.
"Saya pasti akan menghentikannya di dalam tiga ronde. Seperti yang saya katakan, semuanya sama seperti pertarungan pertama. Pada pertarungan pertama, saya memberi tahu kalian bahwa saya akan menghentikannya dalam tiga ronde. Menghadapi pertarungan ini, saya melihat hal yang sama," ujar Van.
Pengumuman laga utama di Los Angeles tersebut mendapat sambutan hangat dari kamp latihan Van.
"Sangat gila ketika mereka mengumumkan bahwa saya akan menjadi partai utama. Seluruh sasana kami menjadi sangat gembira. Namun sekarang, situasi mulai tenang," kata Van.
Mengenai ritme latihannya, Van mengungkapkan motivasinya untuk terus bertarung secara konsisten.
"Saya selalu ingin tetap aktif. Jika saya akan berlatih sepanjang waktu, mengapa tidak bertarung sepanjang waktu, bukan? Itulah pola pikir saya," ujar Van.
Terkait popularitasnya yang meningkat setelah meraih gelar juara, Van mengaku beradaptasi dengan perhatian publik.
"Tidak sulit saat saya berada di sekitar pelatih dan keluarga saya, tetapi terkadang orang-orang melihat Anda seperti selebriti, jadi mereka mendekati Anda seolah memiliki hak. Terkadang itu terasa melelahkan, tetapi itu sudah menjadi konsekuensinya. Pada akhirnya, itu semua adalah kasih sayang dan dukungan, jadi saya menghargai dukungan dan kasih sayang yang saya terima," kata Van.
Selain laga utama kelas terbang, UFC 331 menghadirkan duel kelas ringan lima ronde antara Arman Tsarukyan dan Mauricio Ruffy sebagai partai pendukung utama.
Tsarukyan menerima tawaran pertarungan di Los Angeles setelah pemegang gelar kelas ringan Justin Gaethje memutuskan absen hingga akhir tahun usai laga melawan Ilia Topuria.
"Di dalam olahraga ini, tidak ada yang dijamin," kata Tsarukyan kepada MMA Fighting.
Ia menegaskan kesiapannya menghadapi siapapun demi meraih impian menjadi juara.
"Anda harus siap; Anda harus mengalahkan siapa saja. Jika mereka memberi saya satu pertarungan lagi, saya akan menang; 10 pertarungan lagi, saya akan menang, dan akhirnya saya akan menjadi juara," ujar Tsarukyan.
Mengenai proses penjadwalan laga melawan Ruffy, Tsarukyan menjelaskan rentetan kejadian sebelumnya.
"Saya sedang menunggu pertarungan perebutan gelar, tetapi Gaethje tidak ingin bertarung tahun ini, jadi mereka memberi saya kesempatan untuk bertarung di kota yang hampir menjadi rumah saya, di L.A., dan saya bilang ya," kata Tsarukyan.
Ia juga membeberkan batalnya rencana laga melawan mantan juara kelas ringan.
"Oliveira, saya bilang ya. Sayangnya, dia mundur karena situasi dengan temannya, tetapi Ruffy juga pertarungan yang bagus. Pegulat melawan petarung pemukul. Saya pikir para penggemar akan menyukai pertarungan ini, dan saya juga merasa antusias," ujar Tsarukyan.
Tsarukyan menargetkan frekuensi bertanding yang lebih padat apabila berhasil merebut sabuk juara kelas ringan di masa mendatang.
"Saya berharap bisa aktif di UFC," kata Tsarukyan.
Ia menutup keterangannya dengan menyatakan kesiapan fisik untuk tampil berkali-kali dalam setahun.
"Dan ketika Anda menjadi juara, Anda bisa bertarung sebanyak mungkin. Itulah alasan saya ingin menjadi juara: tetap aktif. Saya masih muda dan lapar.
Ukuran tubuh saya juga tidak terlalu besar untuk kelas 155. Saya bisa memotong berat badan dan bertarung setidaknya tiga kali semahun," ujar Tsarukyan.