Jake Paul Ingin Berkarier di NFL dan Bermain untuk Cleveland Browns
Jake Paul, petinju profesional dan influencer, menyatakan keinginannya untuk bermain di National Football League (NFL) dengan bergabung ke tim Cleveland Browns, klub yang selama ini ia dukung sejak kecil, menurut laporan 27 Juli 2026.
Paul mengklaim bahwa beberapa tim NFL tertarik merekrutnya sebagai wide receiver, posisi yang pernah ia mainkan saat SMA di Westlake High School, Ohio. Ia menilai memiliki kemampuan tangan yang lebih baik dibanding para penerima bola lain di NFL dan yakin bisa masuk daftar pemain Browns.
Namun, tantangan yang dihadapi Paul cukup besar karena saat ini Browns sudah mengisi posisi wide receiver dengan 12 pemain, termasuk pilihan putaran pertama KC Concepcion dan putaran kedua Denzel Boston pada draft NFL April lalu, serta Tylan Wallace yang direkrut dari Baltimore Ravens.
Paul juga memiliki rekam jejak tinju yang kuat dengan 12 kemenangan dan 2 kekalahan, termasuk kemenangan knockout atas petarung MMA terkenal dan penghargaan "Breakout Boxer of the Year" oleh Sports Illustrated pada 2021, yang menurutnya membuktikan ketangguhannya terhadap kekerasan fisik dalam olahraga.
Namun, mantan wide receiver Cincinnati Bengals, T.J. Houshmandzadeh, mengkritik ambisi Paul dan menilai kemampuan fisik serta teknik bermain football tidak cukup hanya dengan kecepatan saja.
"Jake Paul, kamu mungkin benar bisa melakukannya," ujar Houshmandzadeh dalam podcast "Speakeasy". "Aku hanya perlu melihat Jake Paul selama lima menit, aku akan tahu langsung karena kecepatan itu tidak penting jika kamu tidak bisa berhenti… Dekelerasi lebih penting daripada akselerasi…
Kita harus bisa berhenti dengan cepat. Jika tidak bisa, aku tidak peduli seberapa cepat kamu."
Pernyataan tersebut menekankan bahwa penguasaan teknik rute dan kemampuan berhenti mendadak merupakan aspek penting dalam sepak bola profesional yang membutuhkan latihan intensif selama bertahun-tahun.
Selain itu, usia Paul yang kini 29 tahun dan tidak pernah bermain football sejak SMA membuat peluangnya untuk sukses di NFL menjadi sangat kecil, mengingat banyak pemain NFL yang menghabiskan waktu bertahun-tahun di perguruan tinggi dan pelatihan profesional.
Meski demikian, Paul tetap optimistis dan berencana mengikuti sesi latihan untuk membuktikan kemampuannya, walaupun waktu latihan sebagian besar tim sudah berjalan.