Iran Tawarkan Hadiah Uang Bagi Penangkap Tentara AS

Share

Militer Iran mengumumkan penawaran hadiah uang senilai 30.000 dolar AS atau setara Rp534 juta bagi siapa saja yang dapat menangkap atau membunuh tentara Amerika Serikat. Informasi mengenai kebijakan militer Teheran tersebut dilansir dari Detikcom pada Senin (17/8/2026).

Skema imbalan keuangan dari pihak militer Teheran dibuat menyusul eskalasi konflik fisik antara kedua negara yang meletus sejak akhir Februari. Pertempuran berkepanjangan itu sebagian besar terjadi di wilayah Iran selatan serta perairan strategis di sekitar Selat Hormuz.

Gencatan senjata sempat menghentikan bentrokan senjata pada April setelah pertempuran sengit selama hampir 40 hari. Kendati demikian, kerangka kerja perundingan damai yang digagas pada Juni berakhir gagal, sehingga memicu aksi saling serang secara sporadis hingga saat ini.

Kepala Angkatan Darat Iran Amir Hatami menegaskan bahwa program pemberian imbalan finansial tersebut dirancang setelah menerima masukan dari publik.

"Siapa pun yang membunuh atau menangkap dan menyerahkan personel militer Amerika yang menyerang akan menerima hadiah setara dengan $30.000 atau 5 miliar toman dari Angkatan Darat Republik Islam Iran," kata Hatami, Kepala Angkatan Darat Iran.

Hatami menjelaskan bahwa nilai insentif tersebut akan disesuaikan dengan satuan mata uang informal lokal. Selain itu, pihak angkatan darat memberikan ketentuan khusus bagi warga wanita yang berpartisipasi dalam misi tersebut.

"Para perempuan Iran yang berani melakukan tindakan seperti itu akan menerima hadiah dua kali lipat," tambahnya Hatami, Kepala Angkatan Darat Iran.

Dalam keterangan resminya, pihak militer belum merinci lokasi spesifik penangkapan tentara AS yang diharapkan. Hatami juga menegaskan kembali tuntutan agar seluruh kekuatan militer AS segera meninggalkan kawasan Timur Tengah dan menutup akses navigasi mereka di Selat Hormuz, Teluk Oman, serta Teluk Arab.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author