Inter Miami Mengincar Kemenangan Keempat Kontra Philadelphia Union
Inter Miami membidik kemenangan keempat secara beruntun dalam lanjutan kompetisi MLS saat menjamu tim juru kunci Philadelphia Union di Nu Stadium pada Minggu, 24 Mei 2026 malam, sebelum memasuki jeda menjelang Piala Dunia.
Klub berjuluk The Herons saat ini menduduki posisi kedua Wilayah Timur dengan koleksi 28 poin setelah meraih lima kemenangan dari tujuh laga terakhir, sementara Philadelphia terpuruk di peringkat ke-15 setelah baru mengemas satu kemenangan sepanjang musim.
Rentetan hasil positif tuan rumah didapatkan usai menumbangkan Portland Timbers dua gol tanpa balas, menyusul kemenangan produktif atas Toronto FC dengan skor 4-2 dan FC Cincinnati lewat kedudukan akhir 5-3.
Pelatih interim Inter Miami, Guillermo Hoyos, memberikan apresiasi penuh atas performa impresif anak asuhnya dan menegaskan bahwa hasil positif ini sepenuhnya merupakan andil dari kerja keras para pemain di lapangan.
"I have my own way of looking at it, and it really comes from my experience as a player as well," kata Guillermo Hoyos, Pelatih Kepala Inter Miami.
Hoyos menambahkan bahwa seluruh jajaran staf kepelatihan, dokter, hingga fisioterapi menyadari performa apik ini lahir karena para pemain selalu menunjukkan keinginan kuat untuk terus berkembang dalam setiap pertandingan.
"The players are the ones who really make things happen, and they have done some wonderful things that have brought us to where we are today," ujar Guillermo Hoyos, Pelatih Kepala Inter Miami.
Pihak manajemen dan seluruh pekerja di belakang layar diakui Hoyos merasa sangat gembira dengan komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh skuad Inter Miami sejauh ini.
"That's what truly makes us very happy. The entire staff – physios, doctors, trainers and everyone working behind the scenes – know that 100% of the credit belongs to the players because they are the ones out there performing on the field," kata Guillermo Hoyos, Pelatih Kepala Inter Miami.
Kemudahan dalam meramu taktik disebut Hoyos terjadi secara alami karena ia memiliki sekelompok pemain luar biasa yang selalu termotivasi untuk meningkatkan level permainan mereka.
"They are the ones who put themselves on display, and on top of that, we have the added bonus of having great players who always want to improve. So, naturally, I think things become much easier," ujar Guillermo Hoyos, Pelatih Kepala Inter Miami.
Di kubu tim tamu, Philadelphia Union datang dengan kondisi pincang akibat badai cedera lini pertahanan serta absennya Olwethu Makhanya karena akumulasi kartu kuning, meski sang pelatih menegaskan kesiapan timnya.
"We're going to be brave, and we were excited about this game," kata Bradley Carnell, Pelatih Kepala Philadelphia Union.
Cnell menyatakan tidak pernah merasa gentar dengan nama besar bintang lawan dan menganggap laga menghadapi tim bertabur bintang ini sebagai momentum pembuktian yang tepat bagi anak asuhnya.
"I've always said the names on the back of the shirts, never interested me, and it got me a long way in my career. Whether that's as a player or as a coach, you're always coming up against better. This is the best of the best so maybe in a moment where no one expects from us anything, this is maybe the moment that we can strike," ujar Bradley Carnell, Pelatih Kepala Philadelphia Union.
Pertandingan ini juga menjadi laga pelepasan bagi gelandang Danley Jean-Jacques sebelum memperkuat tim nasional Haiti di ajang Piala Dunia FIFA yang dijadwalkan bergulir mulai 11 Juni 2026 mendatang.