PT INKA Ekspor Dua Unit Locomotive Platform ke Australia
PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA mengirimkan dua unit locomotive platform ke UGL RS Pty Limited di Australia pada Minggu (12/7/2026). Pengiriman tersebut dilansir dari Detik Finance merupakan bagian ke-17 dan ke-18 dari total kontrak 50 unit senilai Rp 100 miliar yang ditandatangani sejak 2021.
Proses pengapalan ini dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Langkah tersebut menjadi wujud kolaborasi strategis antar-BUMN untuk memperlancar rantai logistik ekspor produk manufaktur perkeretaapian nasional.
Melalui pelaksanaan kontrak ini, kapasitas dan daya saing industri kereta api domestik terus diperkuat oleh perusahaan negara tersebut. Ekspansi ini juga menegaskan keberlanjutan pasar mereka di kawasan Australia dan Selandia Baru, setelah sebelumnya sukses mengirimkan lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform.
"Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA," ujar Sangap Surbakti, Komisaris PT INKA (Persero).
Manajemen perusahaan menegaskan bahwa misi ekspor ini mengemban tanggung jawab yang lebih besar dari sekadar bisnis korporasi biasa.
"Sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga nama dan reputasi Indonesia di pasar internasional," kata Sangap Surbakti, Komisaris PT INKA (Persero).
Pihak manajemen mengharapkan adanya kemudahan regulasi ekspor demi mendukung kelancaran pemenuhan target pesanan dari para konsumen global di masa mendatang.
"Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional," lanjut Sangap Surbakti, Komisaris PT INKA (Persero).