Indonesia Jamu Vietnam pada Laga Krusial Grup A ASEAN Championship 2026

Share

Tim nasional Indonesia menjamu juara bertahan Vietnam dalam pertandingan lanjutan Grup A ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin, 3 Agustus 2026, pukul 20.30 WIB. Laga krusial ini menjadi ujian terbesar skuad Garuda untuk mengamankan tiket menuju babak semifinal.

Indonesia saat ini memimpin klasemen sementara Grup A setelah mengantongi dua kemenangan beruntun atas Kamboja dengan skor 5-1 dan Timor Leste 3-0. Sebaliknya, Vietnam berada di posisi ketiga usai menang 7-0 atas Timor Leste dan ditahan imbang tanpa gol oleh Singapura.

Secara rekor pertemuan sejak 1991, Indonesia memegang keunggulan tipis atas Vietnam dengan 11 kemenangan, sembilan kekalahan, dan 11 hasil imbang dari total 31 pertandingan. Di ajang ASEAN Championship sendiri, kedua tim telah bertemu 11 kali dengan catatan tiga kemenangan untuk Indonesia, dua untuk Vietnam, dan enam laga berakhir imbang.

Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, menegaskan pentingnya meraih poin penuh demi menjaga peluang lolos ke babak gugur.

"Pertandingan besok sangat penting bagi peluang kami untuk melangkah ke babak berikutnya," kata Kim Sang-sik.

Persiapan mental dan penyesuaian kondisi menjadi fokus utama Vietnam menjelang laga tandang ini.

"Kami tahu bahwa kami harus menang. Ini akan menjadi laga tandang, sehingga kondisi dan aspek mental mungkin membuatnya sulit," ujar Kim Sang-sik.

Meskipun menghadapi tekanan situasi harus menang, skuad Juara Bintang Emas tetap optimistis mampu membawa pulang hasil maksimal.

"Namun, kami sangat termotivasi dan berharap dapat mengamankan kemenangan besok," kata Kim Sang-sik.

Kim Sang-sik juga menyoroti kekuatan lini serang Indonesia yang tampil impresif dalam dua pertandingan awal.

"Kami telah menganalisis dua pertandingan pembuka Indonesia, dan mereka jelas memiliki skuad yang sangat kuat," ujar Kim Sang-sik.

Secara khusus, lini pertahanan Vietnam mengwaspadai pergerakan penyerang Indonesia, Mitchell Baker.

"Mitch Baker tinggi, kuat di udara, dan sulit dijaga karena posisi serta kemampuan menembaknya," kata Kim Sang-sik.

Kendati demikian, organisasi pertahanan Vietnam yang belum kebobolan dalam dua laga menjadi modal kepercayaan diri mereka.

"Namun, Vietnam belum kebobolan dalam dua pertandingan pembuka kami, sehingga para pemain bertahan kami juga memiliki kepercayaan diri. Bertahan bukan hanya tanggung jawab satu pemain. Seluruh unit pertahanan harus tetap kompak dan bekerja sama," ujar Kim Sang-sik.

Di sisi lain, pelatih Indonesia, John Herdman, memandang laga kontra sang juara bertahan sebagai kesempatan besar untuk menguji ketangguhan anak asuhnya.

"Besok akan menjadi ujian yang sangat sulit," kata John Herdman.

Herdman menilai laga penting seperti ini merupakan momen yang paling dinantikan dalam sebuah turnamen.

"Ini adalah jenis pertandingan yang ingin Anda mainkan dalam turnamen: menghadapi tim-tim terbaik pada momen yang penting bagi kedua belah pihak," ujar John Herdman.

Kemenangan akan memastikan langkah Indonesia ke babak semifinal sekaligus mengukuhkan posisi di puncak klasemen.

"Bagi kami, ini adalah kesempatan besar untuk mengambil kendali grup. Vietnam juga memiliki banyak hal untuk diperjuangkan, jadi ini harus menjadi hal yang mendebarkan bagi para pendukung dan bahkan lebih mendebarkan bagi para pemain," kata John Herdman.

Pelatih asal Inggris tersebut menekankan bahwa fokus utamanya bukanlah mengejar permainan yang sempurna di lapangan.

"Saya tidak terlalu khawatir untuk mencoba menemukan penampilan yang benar-benar sempurna," ujar John Herdman.

Menurut Herdman, dinamika pertandingan sepak bola selalu melibatkan banyak faktor yang tidak terduga.

"Saya tidak pernah melihat sebuah tim menghasilkan penampilan sempurna sepanjang pertandingan sepak bola. Sepak bola melibatkan perubahan momentum, emosi, kartu merah, keputusan wasit, dan banyak situasi lainnya," kata John Herdman.

Ia memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi perlawanan sengit Vietnam.

"Yang bisa saya katakan adalah para pemain akan siap bersaing besok melawan tim yang saya anggap sebagai lawan terkuat di turnamen ini. Mereka siap bertarung dan tampil untuk para pendukung," ujar John Herdman.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author