Indonesia Impor 770 Ribu Barel Minyak Mentah dari Rusia

Share

Indonesia mendatangkan sekitar 770.000 barel minyak mentah dari Rusia senilai US$75 juta ke Pelabuhan Balikpapan pada 29 Juni 2026, dilansir dari Bloombergtechnoz. Pengiriman perdana pasca-kesepakatan April lalu ini diangkut oleh kapal tanker Sierra dari pelabuhan Kozmino, Rusia.

Badan pemerintah Lemigas menjadi pihak yang membeli kargo Rusia tersebut untuk keperluan pengujian bahan bakar. Langkah ini menandai realisasi awal dari komitmen pasokan hingga 150 juta barel minyak yang disepakati setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Moskwa.

Pemerintah menyatakan bahwa proses pengadaan komoditas energi tersebut masih terus berjalan. Pihak otoritas migas sedang mematangkan langkah-langkah kesepakatan lebih lanjut dengan pihak Rusia.

"Sedang proses negosiasi [dengan Rusia]. Iya Rusia, tapi nanti kalau diumumkan Pak Menteri, nanti diumumkan," ujar Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Migas.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah menghadiri peluncuran mandatori biodiesel B50 di Karawang pada Kamis, 9 Juli 2026. Sementara itu, Kementerian ESDM memproyeksikan seluruh komitmen pasokan minyak mentah dari Rusia akan didatangkan sepenuhnya pada tahun ini.

Kebutuhan konsumsi minyak mentah domestik saat ini mencapai 1,6 juta barel per hari, dengan 1 juta barel di antaranya dipenuhi melalui jalur impor. Jumlah pasokan dari Rusia dinilai masih memberikan ruang bagi pemenuhan dari negara-negara mitra lainnya.

"Untuk komitmen impor minyak dari Rusia ini kan baru negosiasi kemarin, kan sudah disepakati total yang akan kita impor dari Rusia itu kan sekitar 150 juta barel untuk mencukupi kebutuhan kita sampai dengan akhir tahun," kata Yuliot Tanjung, Wakil Menteri ESDM.

Pemerintah kini sedang menyusun regulasi tata cara pelaksanaan impor minyak mentah tersebut setelah tercapainya kesepakatan dengan Rusia. Proses pengadaan berpeluang didelegasikan melalui badan usaha milik negara atau badan layanan umum.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author