IHSG Stagnan di Level 6.351 pada Penutupan Sesi I 6 Agustus 2026
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di zona netral pada penutupan transaksi paruh pertama hari ini, Kamis (6/8/2026). Pergerakan indeks sempat menguat pada pembukaan pagi sebelum melemah dan akhirnya kembali ke titik semula.
Dikutip dari Detik Finance via data RTI Business, IHSG terkunci di level 6.351,33 pada akhir sesi pertama. Sepanjang rentang perdagangan pagi hingga siang, indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.388,20 dan menyentuh posisi terendah 6.324,06.
Aktivitas perdagangan paruh pertama mencatatkan volume 34,72 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 10,36 triliun. Frekuensi transaksi saham di bursa terekam sebanyak 1.633.303 kali transaksi.
Secara bersamaan, indeks LQ45 mengalami penurunan sebesar 0,01 persen ke level 633,921. Pergerakan pasar secara umum menunjukkan 274 saham mengalami penguatan, 333 saham terkoreksi, serta 184 saham bertahan stagnan.
Berdasarkan pencatatan Stockbit, aksi pelepasan portofolio oleh investor asing mencapai Rp 2,70 triliun, berbanding dengan aksi beli asing yang tercatat Rp 2,36 triliun. Akumulasi transaksi tersebut menghasilkan aksi jual bersih asing (net foreign sell) senilai Rp 339,05 miliar.
Penjualan bersih investor luar negeri paling banyak terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai Rp 86,58 miliar. Aksi lepas saham asing berlanjut pada PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp 64,15 miliar dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) senilai Rp 62,19 miliar.