IHSG Jatuh 3 Persen ke Level 5600 Saham Bank Raksasa Berguguran

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan tajam lebih dari 3% pada penutupan perdagangan hari ini. Pergerakan indeks saham Garuda kini tertahan di kisaran level 5.600-an.

Dilansir dari Detik Finance berdasarkan data RTI Business, IHSG anjlok sebesar 3,05% ke posisi 5.653,19. Sejak pembukaan di level 5.801,45, indeks terus berada di zona merah sepanjang sesi perdagangan.

Aktivitas pasar mencatatkan volume transaksi mencapai 22,25 miliar saham. Nilai transaksi yang terjadi menyentuh Rp 15,18 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.620.077 kali.

Penurunan ini juga menyeret indeks papan utama LQ45 yang merosot sebesar 3,47%. Secara keseluruhan, sebanyak 564 saham melemah, 136 saham menguat, dan 99 saham tidak bergerak.

Kejatuhan hari ini memperlebar koreksi IHSG sepanjang tahun berjalan (ytd) 2026 yang kini mencapai 34,74%. Dalam periode yang sama, investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 72,56 triliun.

Seluruh saham bank besar berkapitalisasi raksasa ikut rontok. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,33% ke harga Rp 5.550 per saham, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah menjadi Rp 2.730 per saham.

Pelemahan juga melanda PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menyusut 3,07% ke harga Rp 3.160 per saham. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turut terkoreksi 2,28% ke level Rp 3.850 per saham.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author