IHSG Jatuh 3,05 Persen ke 5.643 Akibat Asing Jual Bersih Rp1,2 Triliun 30 Juni 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhempas ke zona merah pada penutupan perdagangan pasar saham pada Selasa, 30 Juni 2026. Data bursa menunjukkan indeks nasional mengalami penyusutan signifikan hingga 177 poin atau melemah 3,05 persen.
Koreksi tajam tersebut memaksa IHSG mendarat di level 5.643. Dilansir dari Bloombergtechnoz, salah satu pemicu utama kemerosotan ini adalah masifnya aksi pelepasan portofolio oleh pemodal internasional.
Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp1,2 triliun pada pasar reguler. Sementara itu, jika diakumulasikan di seluruh pasar, nilai penjualan bersih asing menyentuh angka Rp1 triliun.
Sektor perbankan menjadi sasaran utama pelepasan aset tersebut. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati urutan pertama dengan nilai penjualan bersih asing terbesar yang mencapai Rp766,36 milar.
Gelombang tekanan jual ini berimbas langsung pada harga saham BBCA. Nilai saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut merosot 6,33 persen hingga parkir di posisi Rp5.550 per lembar saham.
Di sisi lain, pergerakan berbeda terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatatkan pembelian bersih asing tertinggi senilai Rp87,32 miliar. Namun, laju pembelian ini gagal menahan pelemahan saham TPIA yang tetap turun 3,22 persen ke posisi Rp1.655 per saham.
Berikut adalah data sepuluh emiten di Bursa Efek Indonesia yang mencatatkan angka penjualan bersih paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:
| No | Kode Saham | Nama Perusahaan | Nilai Jual Bersih (Net Sell) |
|---|---|---|---|
| 1 | BBCA | PT Bank Central Asia Tbk | Rp766,36 miliar |
| 2 | BBRI | PT Bank Rakyat Indonesia Tbk | Rp228,6 miliar |
| 3 | BMRI | PT Bank Mandiri Tbk | Rp157,69 miliar |
| 4 | ASII | PT Astra International Tbk | Rp88,62 miliar |
| 5 | AADI | PT Adaro Andalan Indonesia Tbk | Rp59,36 miliar |
| 6 | TLKM | PT Telkom Indonesia Tbk | Rp47,47 miliar |
| 7 | BRMS | PT Bumi Resources Minerals Tbk | Rp45,19 miliar |
| 8 | BBNI | PT Bank Negara Indonesia Tbk | Rp28,43 miliar |
| 9 | ADRO | PT Alamtri Resources Indonesia Tbk | Rp19 milar |
| 10 | JPFA | PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk | Rp17,17 milar |