IHSG Berpotensi Melanjutkan Pelemahan Usai Koreksi Tajam

Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Rabu (1/7/2026) setelah menutup semester pertama tahun ini dengan koreksi tajam. Penurunan indeks dipicu oleh aksi jual bersih investor asing serta pengaruh sentimen ekonomi domestik dan global, dilansir dari Bloomberg Technoz.

Pada transaksi sebelumnya yang berlangsung Selasa (30/6/2026), bursa saham domestik ditutup anjlok sebesar 3,05 persen ke posisi 5.643. Kemerosotan tersebut memperpanjang akumulasi penurunan IHSG hingga mencapai 35,49 persen secara year to date, seiring catatan aksi jual bersih pemodal asing yang menembus angka Rp88 triliun sepanjang semester I 2026.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menjelaskan bahwa pergerakan indeks masih dibayangi berbagai sentimen nasional dan internasional. Pelaku pasar dalam negeri menantikan perilisan data S&P Global Manufacturing PMI Indonesia, inflasi, serta laporan neraca perdagangan, sementara dari luar negeri pasar mengantisipasi data ketenagakerjaan Amerika Serikat.

"Secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren bearish dan diperkirakan cenderung kembali tertekan dengan support di 5.560 dan resistance di 5.735. Selama belum mampu kembali ke atas area resistance, tekanan jual diperkirakan masih akan mendominasi," kata Reza Diofanda, Analis BRI Danareksa Sekuritas.

Penilaian serupa disampaikan oleh Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana yang menyebutkan bahwa dominasi tekanan jual masih membayangi pergerakan indeks. Koreksi tajam yang dialami IHSG sebelumnya bahkan dilaporkan telah menembus target penurunan yang diproyeksikan semula.

"Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5.472-5.540. Namun, cermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3," kata Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas.

Pergerakan IHSG pada sesi perdagangan hari ini diperkirakan tetap fluktuatif di tengah rilis sejumlah data ekonomi penting. Investor kini memantau kemampuan indeks untuk bertahan pada area support atau justru terseret ke pelemahan yang lebih dalam.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: finansial ihsg saham
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author