IHSG Amblas 4,33 Persen ke Level 5.927 Pada Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan pelemahan yang semakin dalam hingga amblas 4,33 persen menyentuh posisi 5.927 pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pukul 11:15 WIB.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, volume transaksi perdagangan bursa saham mencapai 22 miliar saham yang didominasi oleh tekanan jual yang kuat.
Nilai transaksi perdagangan pada paruh pertama hari ini menyentuh Rp12,47 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,52 juta kali diperjualbelikan.
Data pergerakan papan saham menunjukkan sebanyak 692 saham mengalami pelemahan, hanya 50 saham yang menguat, sedangkan 71 saham lainnya tidak bergerak.
Kejatuhan indeks dipicu oleh penurunan performa sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Kondisi ini diperparah oleh penurunan serempak sektor barang baku sebesar 9,09 persen, sektor infrastruktur sasar 5,91 persen, serta sektor energi yang merosot 5,87 persen.
Berdasarkan data Bloomberg, IHSG mencatat penurunan terdalam di Asia, sementara indeks kawasan lain seperti NIKKEI 225, TW Weighted Index, dan Straits Times justru berhasil menguat.
| No | Emiten Saham | Poin Tekanan |
|---|---|---|
| 1 | PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) | 17,71 |
| 2 | PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) | 14,12 |
| 3 | PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) | 9,46 |
| 4 | PT Barito Pacific Tbk (BRPT) | 9,33 |
| 5 | PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) | 8,53 |
| 6 | PT Mayapada Hospital Tbk (SRAJ) | 7,06 |
| 7 | PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) | 6,86 |
| 8 | PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) | 6,31 |
| 9 | PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) | 6,03 |
| 10 | PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) | 5,09 |