IDAI Sarankan Air Purifier Berfilter HEPA untuk Tekan Polusi Ruangan

Share

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan masyarakat menggunakan perangkat pembersih udara atau air purifier yang dilengkapi HEPA filter guna menekan paparan polusi udara di dalam ruangan, dalam konferensi pers pada Selasa (7/7/2026), seperti dilansir dari Detik Health.

Rekomendasi tersebut ditujukan khusus bagi penduduk yang bermukim di wilayah dengan tingkat polusi udara tinggi serta memiliki keterbatasan dalam menghindari paparan polusi akibat lokasi tempat tinggal mereka.

Spesialis anak dari Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirasi IDAI, dr Cynthia Centauri, SpA(K), Subsp Resp, menjelaskan bahwa mekanisme kerja alat ini bertumpu pada penyaringan partikel-partikel berbahaya yang melayang di udara.

"Dia sebetulnya sifatnya menyaring, dan lebih bagus lagi kalau memang dia punya HEPA filternya," kata dr Cynthia.

Penapisan materi partikulat dan debu melalui filter tersebut diklaim mampu memurnikan kembali udara yang diembuskan oleh mesin.

"Ini tugas si mesin ini adalah menyaring partikel udara supaya nanti kotorannya, debu, materi partikulatnya bisa terperangkap di mesin tersebut, sehingga yang dikeluarkan adalah udara yang lebih jernih," jelas dr Cynthia.

Pemberian anjuran pemanfaatan perangkat pembersih ini didasarkan pada sejumlah hasil penelitian ilmiah, meskipun kekuatan rekomendasinya belum menempati strata tertinggi.

"Direkomendasikan dokter dari penelitian. Ilmiahnya juga sebetulnya ada walaupun masih kategori C, bukan yang rekomendasinya A, tapi masih bermanfaat," ujar dr Cynthia.

Selain spesifikasi filter, masyarakat juga diimbau untuk cermat dalam memeriksa kapasitas jangkauan area (coverage area) sebelum melakukan pembelian gawai pembersih udara tersebut.

"Jangan lupa kalau kita membeli alat-alat ini, kita juga harus tahu seberapa area coverage-nya. Bisa saja yang kita beli coverage-nya mungkin tidak seluas ruangan kita, sehingga kita merasa kok tidak ada manfaatnya kita beli alat ini, padahal mungkin yang kita beli itu area-nya, ya coverage-nya kecil, jadi mungkin tidak bisa satu, tapi mungkin butuh beberapa alat di beberapa ruangan tertentu," pungkas dr Cynthia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author