Ibu Tin Pilih Kimpul Sebagai Karbohidrat Lokal Penstabil Gula Darah

Share

Penggiat olahan pangan lokal asal Bantul, Ibu Tin, membagikan inspirasi konsumsi kimpul sebagai bahan pangan harian alternatif pengganti nasi. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detik Health pada Jumat (7/8/2026), kimpul dinilai memiliki keunggulan vegetatif karena bisa dipanen sepanjang tahun tanpa terikat musim.

Kimpul menyimpan potensi gizi tinggi yang kaya akan serat. Kandungan serat tersebut membuat proses pencernaan berlangsung lebih lambat, memberikan efek kenyang bertahan lebih lama, serta mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah secara mendadak bagi tubuh.

Ibu Tin mengangkat kimpul sebagai hidangan utama karena ketersediaannya yang selalu stabil di pasaran dibanding jenis umbi tradisional lainnya.

"Kenapa yang saya angkat kimpul? Karena kimpul itu panennya sepanjang tahun," beber Ibu Tin saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/8/2026).

Perempuan yang aktif membagikan resep di media sosial ini menambahkan bahwa ketercukupan pasokan kimpul berbeda jauh dari komoditas umbi sezaman.

"Kalau umbi-umbian lain itu biasanya hanya ada di musim kemarau saja, tapi kalau kimpul itu selalu ada sepanjang tahun. Makanya kimpul yang lebih saya angkat," tambahnya.

Selain kemudahan akses, Ibu Tin membuktikan sendiri efektivitas konsumsi pangan alternatif ini terhadap kondisi kesehatannya secara langsung.

"Saya hanya ingin membuktikan saja, bahwa saya dari dulu mengonsumsi kimpul, dan alhamdulillah sampai sekarang masih baik-baik saja," ungkapnya.

Meskipun memiliki beragam manfaat kesehatan, kualitas nutrisi kimpul dapat menurun apabila diolah bersama bahan makanan yang kurang sehat. Pengolahan kimpul yang dijual di pasar sebenarnya cukup praktis dan tidak membutuhkan teknik perendaman khusus.

"Sebenarnya kalau kimpul yang dijual dan aman dikonsumsi di pasaran itu tidak ada cara khusus untuk mengolahnya, sejauh ini aman," jelas wanita asal Bantul, DI Yogyakarta.

Ia menyarankan agar masyarakat memperlakukan kimpul secara sederhana seperti halnya mengolah sumber karbohidrat sehat lainnya agar nutrisi alaminya tetap terjaga.

"Kimpul itu bisa sebagai sumber karbohidrat alternatif selain nasi. Jadi diperlakukan saja sebagaimana mestinya sumber karbohidrat lain, seperti kentang misalnya. Tidak perlu banyak bahan tambahan supaya gizi alaminya tetap terjaga," pungkasnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author