Ibu Menyusui Boleh Makan Sushi, Ahli Ingatkan Batas Merkuri
Keinginan untuk kembali menyantap hidangan favorit seperti sushi dan sashimi sering kali muncul setelah seorang wanita melewati proses persalinan. Kekhawatiran akan paparan bakteri saat hamil membuat jenis makanan Jepang berbasis ikan mentah ini kerap dihindari.
Konsumsi sushi atau hidangan sejenis sebenarnya tidak lagi dilarang setelah masa persalinan usai. Hal tersebut dilansir dari HaiBunda berdasarkan penjelasan praktisi kesehatan holistik dan profesor Debra Rose Wilson, Ph.D.
"Setelah bayi lahir, ibu tidak perlu lagi menghindari sushi karena aman dikonsumsi saat menyusui. Mengonsumsi ikan, baik mentah atau matang, dapat memberikan manfaat bagi ibu menyusui dan bayi yang menyusu," kata Wilson.
Meskipun diperbolehkan, pemilihan jenis ikan tetap menuntut kewaspadaan dari para ibu. Risiko paparan merkuri tinggi menjadi alasan utama pentingnya memilih bahan olahan yang berkualitas.
"Ibu menyusui harus menghindari mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri dalam kadar tinggi, baik ikan mentah maupun matang. Ada kemungkinan merkuri dapat terpapar ke bayi melalui ASI," ungkap Wilson.
"Meski jumlah merkuri yang masuk ke dalam ASI sangat sedikit, bayi sangat rentan dengan zat asing yang beracun. Merkuri dapat memengaruhi otak dan sistem saraf bayi yang sedang tumbuh," lanjutnya.
Ibu menyusui diperbolehkan makan sushi selama memperhatikan tingkat merkuri di dalamnya. Pernyataan senada juga dipaparkan oleh dokter kandungan Kendra Segura, MD.
"Pilihan sushi dengan kandungan merkuri tinggi yang sebaiknya dihindari antara lain ikan kembung raja, ikan tilefish (dari Teluk Meksiko), dan tuna mata besar," kata Segura.
Fokus pada jenis ikan yang tergolong rendah merkuri menjadi saran penting dari ahli diet Dr. Lauren Manaker, MS, RDN. Pilihan yang direkomendasikan antara lain adalah salmon serta yellowtail.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menganjurkan konsumsi dua hingga tiga porsi ikan rendah merkuri per minggu dengan takaran 8 hingga 12 ons. Jenis ikan bermerkuri sedang seperti kerapu, kakap, dan tuna albacore sebaiknya dibatasi maksimal satu porsi saja setiap minggunya.
"Kekhawatiran terbesar terkait sushi, terutama sushi mentah, adalah mengonsumsi ikan yang tinggi merkuri," ungkap perawat praktisi di Bluebird Kids Health di Florida, Kellie Allen, APRN.
"Merkuri adalah logam berat yang dapat masuk ke ASI dalam jumlah kecil dan memiliki efek neurotoksik," sambungnya.
Beberapa langkah keselamatan perlu diperhatikan saat hendak menikmati sushi atau sashimi setelah melahirkan:
Pilihlah restoran maupun toko terpercaya yang memiliki ulasan positif karena tempat bereputasi baik menjalankan protokol penanganan ikan mentah secara tepat.
Sushi atau sashimi yang dibeli di toko wajib disimpan di dalam lemari es pada suhu dingin 40 derajat Fahrenheit (4,4 derajat Celcius) atau lebih rendah.
Pemeriksaan tanggal kedaluwarsa sangat penting dilakukan guna memastikan kesegaran hidangan.
Mencuci tangan serta mencegah kontak langsung antara daging mentah dengan makanan lain menjadi kewajiban demi menghindari penyakit infeksi dari makanan.