Harga Tembaga LME Stabil di Level US$13.667 per Ton Imbas Isu Damai Timur Tengah
Harga tembaga berhasil mempertahankan tren kenaikan seiring langkah pelaku pasar memonitor kelanjutan rencana kesepakatan damai untuk menyudahi konflik bersenjata selama tiga bulan di kawasan Timur Tengah, seperti dilansir dari Bloombergtechnoz.
Komoditas logam industri tersebut terpantau bergerak stabil pada kisaran US$13.667 per ton di London Metal Exchange (LME) setelah membukukan penguatan di atas 1% pada perdagangan Jumat pekan lalu, sementara LME menghentikan aktivitas perdagangan pada Senin akibat hari libur nasional.
Presiden AS Donald Trump mengutarakan bahwa proses negosiasi bersama Iran terkait kesepakatan temporer untuk memperpanjang masa gencatan senjata sekaligus memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz berjalan dengan baik.
Pernyataan senada juga datang dari Kepala Militer Pakistan Asim Munir selaku mediator utama di antara pihak yang berkonflik, di mana ia menginformasikan kepada pihak China bahwa persetujuan damai sudah hampir tercapai.
Kendati demikian, sentimen positif mengenai potensi perdamaian tersebut sedikit terhambat setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan armada militer mereka telah melancarkan serangan udara ke titik peluncuran rudal di Iran serta sejumlah kapal yang terindikasi hendak menebar ranjau laut.
Operasi militer itu berlangsung di wilayah selatan Pulau Larak dan mengakibatkan gugurnya beberapa personel militer Iran menurut informasi resmi dari media pemerintah Iran, Nour News, tanpa membeberkan rincian peristiwa lebih lanjut.
Kenaikan harga tembaga hingga mendekati rekor tertinggi pada bulan ini turut didorong oleh ekspektasi pasar bahwa perdamaian global mampu meredam tekanan inflasi, ditambah dengan maraknya penempatan dana investasi pada proyeksi ekspansi jaringan listrik untuk kecerdasan buatan (AI).
Logam ini memegang peran krusial sebagai komponen utama dalam pembangunan infrastruktur pusat data yang menyokong operasional teknologi kecerdasan buatan.
Pada perdagangan di Shanghai pukul 12.58 siang, harga tembaga menguat sebesar 1,12% menjadi US$13.667 per ton di LME, yang kemudian diikuti oleh lonjakan harga komoditas logam lainnya.
Aluminium mencatatkan kenaikan sebesar 0,34% ke posisi US$3.650 per ton, nikel mengalami pertumbuhan 0,99% menjadi US$18.913 per ton, dan seng merangkak naik sekitar 0,58% menuju level US$3.543 per ton.